Polisi Bekuk Pelaku Narkoba, Sabu Disimpan di Bawah Kolong Rumah

 

TANJUNG REDEB- Komitmen memberantas peredaran narkotika di Kabupaten Berau terus ditunjukkan oleh Polres Berau. Terbukti, Polres Berau melalui Satreskoba kembali berhasil membekuk dua orang pelaku berinisial NS (25) warga Kecamatan Gunung Tabur dan Mn (26) warga Kabupaten Bulungan sekitar pukul 15.00 Wita, Senin (07/08/2017) lalu, di Jalan Bulungan RT 11 Kecamatan Gunung Tabur.

Dari tangan kedua pelaku, polisi mengamankan 1 poket kecil yang diduga sabu, uang tunai Rp400.000 serta 2 Unit HP.

Kapolres Berau AKBP Andy Ervyn mengatakan, pengungkapan berawal dari informasi masyarakat bahwa di Jalan Berau-Bulungan sering terjadi transaksi peredaran narkoba jenis sabu, kemudian petugas melakukan penyelidikan.

"Setelah mendapat informasi atau mengetahui pelaku yang diduga sebagai target operasi, sekitar pukul 15.00 Wita diketahui TO telah bertransaksi dan petugas langsung melakukan penggerebekan terhadap dua pelaku tersebut," ucapnya kepada beraunews.com, Selasa (08/08/2017).

Tak lama kemudian, sekitar pukul 18.30 Wita, polisi kembali mendapat informasi jika ada peredaran narkotika lagi di Jalan Persatuan RT 15, Kecamatan Gunung Tabur. Setelah dilakukan pengembangan, polisi berhasil mengamankan AE (24) warga Kampung Tanjung Perepat, Kecamatan Biduk-biduk.

Dari tangan pelaku polisi menyita 8 poket kecil sabu-sabu, 4 bungkus sabu, 2 buah pipet kaca, 2 buah jarum pembakar, 2 buah sendok sedotan, 1 buah power bank, 4 buah korek gas, 1 kotak rokok, 1 buah gunting, uang tunai Rp500.000, 1 buah dompet warna cokelat, dan 1 Unit Hp warna hitam.

"Untuk tangkapan kedua itu, pukul 16.00 Wita anggota Sat Resnarkoba mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada sebuah rumah yang sering dijadikan tempat transaksi gelap narkotika jenis sabu-sabu, sehingga langsung dilakukan penyelidikan mengenai kebenaran informasi tersebut," lanjutnya.

Setelah pelaku berhasil diamankan, polisi langsung melakukan penggeledahan dan polisi pun berhasil mengamankan 7 poket kecil sabu-sabu.

"Dari dia awalnya tidak kita temukan adanya narkoba, setelah kita geledah di rumahnya baru kami amankan narkoba yang disimpan di kolong rumah," pungkasnya.

Akibat perbuatannya, para pelaku diancam Pasal 114 ayat (1) atau pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35/2009 tentang Narkotika.(bnc)

Wartawan: Dedy Warseto/Editor: R. Amelia