Ini Titik Rawan Laka Berau

TANJUNG REDEB – Arus mudik jelang lebaran Idul Fitri dikategorikan rawan kecelakaan, mengingat indikasi lonjakan pengguna jalan. Untuk Kabupaten Berau, lonjakan itu, mulai dari arus mudik maupun kunjungan menuju tempat wisata. Dengan prediksi ini, Polres Berau berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk menekan angka laka lantas dan melakukan perhatian terhadap badan jalan.

Kapolres Berau, AKBP Handoko mengatakan, semua jalur lalu lintas memiliki tingkat kerawanan masing-masing, tergantung kewaspadaan pengendara. Namun, dari sisi kondisi jalan, ada sekitar 3 wilayah di Kabupaten Berau yang menjadi titik rawan, seperti jalan menuju Kecamatan Talisayan, Kecamatan Pulau Derawan dan menuju Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara).

"Ada 3 tempat yang rawan dan perlu sangat diwaspadai dengan laka lantas. Pasalnya area tersebut memiliki infrastruktur yang perlu perhatian atau perbaikan," ungkapnya kepada beraunews.com.

Dengan  melihat kondisi tersebut, beberapa waktu lalu Polres Berau sudah melakukan rapat dengan pihak-pihak terkait untuk melakukan perbaikan di beberapa titik jalan. Pihak terkiat dimaksud, diantaranya Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) dan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Berau.

"Tiga wilayah memang rawan laka lantas, tapi kita sudah koordinasikan dengan beberapa pihak untuk melakukan perbaikan di area-area rawan tersebut," paparnya.

Handoko memperkirakan lonjakan pengguna jalan akan terjadi H-3 dan H+3 lebaran. Pasalnya di waktu-waktu tersebut banyak masyarakat yang pulang ke kampung atau menuju tempat-tempat wisata.

"Pasti banyak masyarakat yang nantinya pergi ke kampung untuk bersilaturahmi ataupun menuju tempat wisata, dan itu yang harus kita antisipasi jangan sampai terjadi hal-hal tak diinginkan," bebernya.

Handoko juga mengimbau masyarakat memperhatikan keselamatan saat berkendara, gunakan kelengkapan dan pastikan kendaraan dalam kondisi normal. Selain itu, juga tetap waspada terhadap rawan musibah kebakaran dengan memperhatikan alat dapur, listrik serta memperhatikan keamanan rumah.

"Yang penting safety (keamanan) dan pastikan kendaraan siap jalan dan dalam kondisi normal hal ini demi keamanan dan kenyamanan saat berpergian," pungkasnya.(dws)

Share