Wanita Usia 14 Tahun Tidak Bisa Dinikahkan, Kecuali?

 

TANJUNG REDEB- Hamil di luar nikah saat ini menjadi faktor utama Pengadilan Agama (PA) Tanjung Redeb mengeluarkan surat dispensasi nikah bagi remaja yang belum memasuki standar pernikahan, namun terpaksa harus dinikahkan.

Panitera Muda Hukum Pengadilan Agama (PA) Berau, Kaspul Asrar mengatakan, biasanya anak remaja di bawah usia minimum pernikahan akan ditolak oleh KUA saat mengajukan permohonan untuk menikah. Surat penolakan di KUA tersebut selanjutnya dibawa ke PA untuk mendapatkan dispensasi nikah.

"Usia minimum menikah untuk pria itu 19 tahun dan wanita 16 tahun. Kalau mereka di bawah usia tersebut, maka akan ditolak oleh PN. Namun mereka masih tetap bisa nikah setelah mendapat surat dispensasi nikah, selama berkas-berkas lengkap," ungkapnya kepada beraunews.com, Jumat (04/08/2017).

Dikatakannya, rata-rata yang mengajukan dispensasi nikah tersebut karena pihak wanita sudah hamil, sehingga pihak keluarga harus menikahkannya. Dengan demikian, meski masih di bawah umur rata-rata, remaja bisa dinikahkan dengan pertimbangan tersebut.

BACA JUGA : Walau Laporan Dicabut, Kasus Pencabulan Tetap Diproses Hukum

"Pertimbangan kalau sudah hamil bisa diberi dispensasi nikah, dan itu nanti wali mereka yang mengajukan," tambahnya.

Mendapatkan dispensasi nikah tak mesti harus sudah dalam kondisi hamil. Tak jarang ada juga wali dari remaja yang mengajukan dispensasi nikah dalam kondisi tak hamil, hanya saja ada pertimbangan lainnya juga.

"Kalau itu biasanya orang tua si remaja khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dan si remaja juga tidak bisa diberi tahu lagi, dan surat dispensasi nikah bisa diberikan setelah berkas mereka diperiksa," ucapnya.

Setelah mendapat surat dispensasi dari PA, surat tersebut selanjutnya dibawa kembali ke KUA dimana warga tersebut memajukan pernikahan.

"Setelah surat dari PA ada, maka itu dilampirkan kembali dan diserahkan ke KUA, untuk melanjutkan rencana pernikahan," pungkasnya.(bnc)

Wartawan: Dedy Warseto/Editor: R. Amelia