Kasus Pungli Dishub Sudah di Kejaksaan, BPN Menunggu Saksi Ahli

 

TANJUNG REDEB- Proses hukum kasus dugaan pungutan liar (Pungli) yang dilakukan oleh pegawai Dinas Perhubungan (Dishub) Berau, sudah masuk ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Berau, sedangkan kasus yang membawa nama Badan Pertanahan Nasional (BPN) masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolres Berau, AKBP Andy Ervyn melalui Wakapolres, Kompol Rio Cahyowidi mengatakan, jika berkas kasus pungli Dishub sudah diserahkan ke Kejaksaan untuk dilakukan pemeriksaan, jika memang dirasa sudah cukup, maka akan dilanjutkan dengan penyerahan berkas tahap dua.

"Kalau yang Dishub sudah kita serahkan berkasnya ke Kejaksaan, tapi itu baru tahap satu, jadi masih periksa dulu jika memang ada yang kurang, maka akan kita lengkapi, tapi kalau sudah lengkap semua maka kita lanjut penyerahan berkas tahap dua bersama dengan tersangka," ungkapnya kepada beraunews.com, Senin (31/07/2017).

Dikatakannya, pihak Polres sendiri masih menunggu saksi ahli untuk memberi keterangan terkait tidak pidana yang terjadi. Polres sudah menyurat beberapa pekan lalu, namun dari ahlinya belum bisa memastikan kapan bisa ke Berau.

"Kita akan cek dulu nanti dengan ahlinya terkait legalitas mereka menjual blanko dan dasar-dasarnya seperti apa. Karena kita penyidik, kalau hal seperti ini harus ada ahlinya, apakah ini masuk tindak pidana atau bukan," bebernya.

Rio menambahkan, yang jelas diperkirakan awal bulan Agustus, saksi ahli sudah bisa datang ke Berau, sehingga diharapkan penanganan kasus ini bisa segera selesai.

"Kemungkinan awal bulan Agustus kita harap bisa segera datang agar proses bisa segera diselesaikan," pungkasnya.(bnc)

Wartawan: Dedy Warseto/Editor: Rita Amelia