Komentar Pedas Terkait Aksi Solidaritas Untuk Palestina, M Radika P Diringkus Polisi

 

TANJUNG REDEB – Aksi solidaritas yang diikuti dengan orasi dan penggalangan dana yang dilaksanakan Aliansi Berau Peduli Al-Aqsa, pada Jumat (28/07/2017), di beberapa titik Kota Tanjung Redeb, rupanya tak selalu dianggap positif oleh beberapa kalangan.

Pasalnya, usai melaksanakan aksi yang ditujukan untuk umat muslim Palestina dan masjidil Al-Aqsa di Al-Haram Asy-Syarif, Yerussalem, seorang netizen memberikan komentar pedasnya terhadap salah satu postingan netizen dengan akun bernama Rudy Zain Zaim, yang diunggah melalui media sosial facebook pada Jumat (28/07/2017).

Akun Rudy Zain Zaim diketahui memposting beberapa foto yang menunjukkan kegiatan aksi solidaritas yang dilakukan umat muslim Berau tersebut dengan menambahkan keterangan pada foto 'Jagoanku membela Palestina'. Tak lama kemudian, netizen dengan nama akun M Radika P mengomentari postingan tersebut dengan kalimat yang yang mengundang kebencian.

"Kalau belanya di sini ya mana ada gunanya. Bagus bantu dengan doa bisa tersampaikan ketimbang ramai dijalanan tapi tidak membantu samasekali," tulisnya.

Tak tinggal diam, akun Rudy Zain Zaim pun membalas komentar tersebut. "Kalau komentar jangan asal japlak. Kami tadi menggalang dana untuk dikirim ke sana (Palestina) sekaligus doa bersama dengan para ustad. Kalau tidak bisa membantu setidaknya jangan mencibir. Bahkan Bupati Berau tadi hadir #mikirpakaiotak" balasnya.

Reaksi netizen atas komentar pedas yang dilayangkan akun M Radika P pun semakin banyak ditanggapi netizen lain, bahkan seorang netizen dengan nama akun N'donk Bin Suwandi, turut melayangkan komentarnya.

"Hati-hati dengan bicaramu. Lebih dari 60 komunitas bersatu tanpa pamrih membantu sebisa dan semaksimal mungkin saudara saudari muslim yang yang rela bertaruh nyawanya untuk menjaga keutuhan masjid Al-Aqsa. Kamu tahu apa itu masjid Al-Aqsa? Kalau tidak tahu tanya sama anakmu yang sudah sekolah. Jadi aksi kami tidak ada guna ya? Jaga mulutmu bung, selagi masih bisa kamu gunakan," tulisnya.

"Hebat kamu, apa yang telah kamu perbuat untuk saudara muslimmu? Hati-hati berkomentar, jangan nanti menyesal," tulis akun Ayi Suratman.

 

Beberapa jam usai melayangkan komentar pedas tersebut, pemilik akun M Radikal P dikabarkan berhasil diringkus aparat Kepolisian Berau dan menyatakan permohonan maafnya atas komentar yang menimbulkan amarah masyarakat.

Tak hanya akun M Radika P, netizen lain dengan nama akun Andreas Nugroho pun dianggap telah mencibir umat muslim yang melaksanakan aksi solidaritas untuk Palestina tersebut. Hal itu kemudian diunggah oleh akun facebook milik Yani Suryani.

"Ahh paling masuk kantong pribadi," tulis akun Andreas Nugroho yang kemudian diposting oleh akun Yani Suryani sembari menuliskan kalimat 'masih banyak orang yang tidak mau berpartisipasi tapi masih berburuk sangka.(bnc)

Wartawan: Marta/Editor: Rita Amelia