Terkait Laporan Akun Palsu Sa'ga, Polres Akan Lakukan Penyelidikan

TANJUNG REDEB – Diketahui sejak Senin (17/07/2017) lalu, Wakil Ketua DPRD Berau, H Sa'ga melaporkan adanya akun Facebook palsu yang menggunakan nama dan foto dirinya ke Mapolres Berau. Bahkan, akun tersebut pun memakan korban karena pemilik akun meminta sejumlah uang kepada seseorang yang mengenal Sa'ga.

Atas laporan Sa'ga sendiri, Kapolres Berau, AKBP Andy Ervyn melalui Kasat Reskrim AKP Damus Asa mengatakan, jika pihaknya belum menerima laporan resmi dari anggotanya. Pasalnya, dirinya sedang berada di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara.

"Kalau laporannya saya belum lihat dan belum menerima karena saya masih ada di Bulungan, tapi nanti setelah pulang saya akan cek ke anggota dan lihat lapor resminya, jika ada, maka kita akan segera lakukan penyelidikan" ungkapnya kepada beraunews.com, Jumat (28/07/2017).

BACA JUGA : Akun Wakil Ketua DPRD "Dikloning", Modus Minta Transfer Uang

Damus menambahkan, jika memang laporan tersebut sudah masuk di Polres Berau jelas pihaknya akan menindaklanjuti sesuai prosedur yang ada. Yang jelas pihaknya akan meminta keterangan pihak-pihak terkait terlebih dahulu.

"Kalau memang ada korban, maka nanti akan kita panggil juga untuk diminta keterangan terkait kemana si korban mengirim uang tersebut," ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan pihak bank untuk melacak si pemilik nomor rekening jika terbukti korban mengirim uang dengan tujuan mengirim ke pelapor, namun dengan nomor rekening yang bukan nama si pelapor.

"Ya bisa saja nanti kita koordinasikan dengan pihak bank untuk melacak siapa pelaku pembuat akun bernama Sa'ga, dan sempat meminta sejumlah uang kepada rekan pelapor," ucapnya.

Damus mengimbau, agar jika ada akun-akun facebook maupun sosial media (sosmed) lainnya yang ingin meminta atau meminjam uang, lebih baik langsung menghubungi orang yang bersangkutan melalui telepon atau bertemu secara langsung untuk memastikan kebenarannya.

"Hal ini untuk menghindari tindakan penipuan seperti yang diduga terjadi oleh pelapor saat ini, lebih baik pastikan kembali dengan orangnya langsung, benar apa tidak," pungkasnya.(bnc)

Wartawan: Dedy Warseto/Editor: Rita Amelia