Penemuan Jasad Korban Dimangsa Buaya Diwarnai Unsur Magis

BIATAN - Penemuan jasad Syarifuddin (40), korban yang menjadi mangsa buaya di sekitar Sungai Lempake di Kampung Biatan Lempake Kecamatan Biatan, mendadak viral. Tak hanya di wilayah tersebut, di kalangan netizen (pengguna internet) peristiwa itu juga terbilang heboh.

Pasalnya, Rabu (19/07/2017), sekitar pukul 09.00 Wita, kemunculan jasad korban dikait-kaitkan dengan unsur magis. Bagaimana tidak? Korban muncul setelah pencariannya melibatkan pawang dari Kecamatan Sambaliung. Berdasarkan cerita dari mulut ke mulut, serta sejumlah foto atau video yang disebarkan masyarakat melalui media, korban saat itu terlihat mengapung, dan masih berada di mulut buaya. Dikatakan, korban dibawa ke tepi sungai lantaran "manggut" dengan pawang yang didatangkan.

"Mayatnya masih menempel di mulut buaya, dan perlahan mayat itu dibawa ke pinggir seperti ingin memberikan mayat itu. Yang kita tidak habis pikir, jasadnya dibawa baik-baik, kemudian buayanya pergi dengan sendirinya," kata Andi Resmin, salah seorang saksi mata atas peristiwa tersebut, kepada beraunews.com, Rabu (19/07/2017).

Ia mengatakan, siapapun yang melihat hal itu, pasti tidak akan percaya. Sebab, bagaimana bisa seekor buaya memberikan mangsanya, dan mengantarnya menuju tepi sungai. Bahkan beberapa kali, saat mayat tersebut kembali hanyut ke tengah sungai karena terbawa arus, ketika itu pula buaya tersebut membawanya ke tepi lagi. Kejadian ini, kata dia, merupakan hal di luar nalar manusia.

"Saya awalnya tidak percaya. Tapi kalau dilihat, ya seperti percaya tidak percaya juga. Tapi memang seperti itu kejadiannya," bebernya.

Sementara itu, Gunawan (35), warga lainnya juga mengatakan hal senada. Ia mengatakan, peristiwa tersebut cukup mengerikan, meskipun bukan pertama kali terjadi. Kejadian itu juga dikatakannya cukup membuat heboh masyarakat sekitar.

"Ini peristiwa langka. Apalagi mayatnya sendiri masih dalam kondisi utuh. Tapi memang ada bekas gigitan dan cakaran terlihat dimana-mana. Dan ada luka robek di sejumlah tubuh, serta lengan kanan yang patah akibat gigitan," ungkapnya.

Dirinya juga mengatakan, buaya yang memangsa korban merupakan jenis buaya muara, dan merupakan salah satu buaya terbesar di sungai itu. Saat ini buaya tersebut masih dalam perburuan oleh warga. Hal itu untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan terjadi lagi.

"Sudah dicari sama pawangnya tapi masih belum dapat karena habis mengantar mayat itu, dia langsung menenggelamkan diri," pungkasnya.

Berdasarkan pantauan beraunews.com, jasad korban sempat dibawa buaya tersebut beberapa menit di sekitar sungai, dengan menggigit kaki korban. Bahkan sempat terlihat buaya tersebut sesekali menarik korban hingga tenggelam. Kemudian tidak lama berselang, buaya tersebut membawa korban ke tepi sungai dimana masyarakat, dan aparat kepolisian berada. Setelah korban sampai di tepi sungai dan dirasa aman, barulah korban dievakuasi guna dikebumikan.(bnc)

Wartawan: Hendra Irawan/Editor: R. Amelia