HD Vs Lv, Anggota Polisi dan Security Tambang Meninggal Ditempat

 

TELUK BAYUR – Kecelakaan lalulintas terjadi sekitar pukul 10.30 Wita, Rabu (12/7/2017) pagi tadi, antara Heavy Duty (HD) Komatsu milik PT PAMA dengan LV 9055 CK di lokasi crossing 3 KM 23-24 PT Kaltim Jaya Bara.

Dalam laka tersebut, 3 orang yang berada di LV menjadi korban, 2 orang meninggal dunia bernama Amrosi (46) warga Labanan Makmur diketahui sebagai Security PT KJB dan Agung Faktulianto (23) yang diketahui sebagai anggota Polri, sementara Sahuri (48) yang diketahui sebagai Security PT KJB mengalami luka-luka.

Kapolres Berau, AKBP Andi Ervyn menerangkan, dari keterangan saksi sementara, kejadian bermula saat operator HD 3214 Komatsu 785-7 dengan operator bernama Sarif Supriyatna akan melintas dari Haouling Ob Disposal Pit Ch Timur menuju kearah kosongan Fron Pit Ch, kemudian pada saat akan melintas di simpang 4 Cross 3 KM 23-24 PT KJB, pengemudi HD berhenti sebentar.

"Jika menurut aturan mereka 8 detik, namun HD berhenti kurang dari 8 detik, dan unit HD tersebut tidak menggunakan chanel jalur radio di jalur itu yang seharusnya menggunakan jalur 2. Namun ternyata dia menggunakan chanel 5," ungkapnya.

Dikatakanya, saat mengubah jalur radio, operator tidak melihat kearah radio, hanya memutar setelan radio, dan saat kejadian baru di pindah ke chanel 2, sehingga terjadi insiden saat LV melintas.

"Setelah terjadi insiden itu, operator langsung turun menolong korban yang duduk di belakang supir LV, sementara supir LV dan anggota Polri yang ada disampingnya, tidak dapat di tolong karena posisi terjepit," jelasnya.

 

Terpisah, HCGS Departemen Head PT Pama Site Jobs Berau, Stanley Wilson Yohanes mengatakan, upaya proses penyelamatan dan evakuasi segera dilakukan oleh tim rescue yang kemudian korban dibawa ke RSUD Abdul Rivai, untuk mendapat penanganan.

"Satu korban dapat tertolong dan selamat, sedangkan dua lainya dinyatakan meninggal dunia. Korban yang meninggal adalah security PT KJB atas nama Amrosi, dan satu orang anggota Kepolisian Resort Berau atas nama Agung Faktulianto, dan diketahui ketiganya saat itu sedang dalam transportasi menjalankan tugas pengamanan PT KJB," jelasnya.

Ditambahkannya, kejadian ini telah dilaporkan ke Kementerian ESDM, penyebab dan kronologis kejadian masih menunggu proses investigasi mendalam dari Kepala Inspektur Tambang dari Direktorat Teknik Lingkungan Mineral dan Batubara Kementerian ESDM.

"Manajemen PT Pama Persada site jobs Berau sangat berduka dan menyesali atas kejadian ini, berkomitmen memberi perhatian baik terhadap korban maupun keluarga yang ditinggalkan," pungkasnya.(bnc)

Wartawan: Dedy Warseto/Editor: R. Amelia

Share