Jual Sabu, Oknum Karyawan 2 Perusahaan Tambang Dibekuk

 

TANJUNG REDEB – Setelah beberapa pekan menjadi Target Operasi (TO) Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Berau, tiga pelaku berinisial Ok (27) warga Kelurahan Rinding yang bekerja di Perusahaan PT Buma, dan Hr (31) warga Rinding, yang bekerja di perusahaan PT SMJ, serta Lt (37) seorang wanita yang tak bekerja, akhirnya berhasil dibekuk polisi.

Dari pengungkapan ini, polisi menyita puluhan poket dengan berat berkisar 3 gram lebih dan 37 gram serta uang tunai yang diduga hasil penjualan narkotika jenis sabu berjumlah sekitar Rp8 juta lebih.

Kapolres Berau, AKBP Andy Ervy mengatakan, jika penangkapan ini merupakan informasi dari masyarakat yang mengetahui adanya peredaran narkotika di sekitar lingkungannya. Selanjutnya polisi melakukan pemantauan terhadap terduga pelaku selama 2 hari. Alhasil, pelaku diketahui akan melintas di Jalan Poros Bulungan, dengan membawa poket sabu ini.

"Setelah dapat informasi, kami langsung melakukan pemantauan di Jalan Poros Bulungan. Setelah kami dapatkan pelaku berinisial Ok sekitar pukul 18.00 Wita Selasa (11/07/2017) kami interogasi di Polsek Gunung Tabur," ungkapnya kepada beraunews.com, Rabu (12/07/2017).

Dikatakannya, dari hasil pemeriksaan tak ditemukan adanya barang bukti pada Ok, namun setelah diperiksa handphonenya, polisi menemukan ada pesan dari seseorang berinisial Hr yang mengatakan jika barang telah disimpan di dalam sepatu.

"Kami bawa Ok menuju rumah Hr di daerah Rinding untuk melakukan penggeledahan dengan disaksikan warga sekitar. Alhasil kita temukan 4 poket sabu yang disimpan dalam sepatu di depan pintu kamar," jelasnya.

Tak berhenti di situ, polisi langsung melakukan pengembangan dengan mencari keberadaan Hr yang diketahui bekerja di perusahaan PT SMJ. Saat itu juga polisi langsung ke lokasi tambang tempat pelaku bekerja. Dengan berkoordinasi dengan petugas kemanan di lokasi tersebut, pelaku berhasil diringkus.

"Kami langsung interogasi pelaku terkait asal usul barang, dan ternyata pelaku mendapatkan barang dari Lt. Kami pun langsung kembangkan dan menuju rumah Lt," bebernya.

Selasa, sekitar pukul 20.00 Wita, polisi berhasil meringkus Lt di rumahnya di Jalan Sahrai, Rinding. Dalam penggeledahan polisi menemukan 22 poket sabu ukuran kecil, 1 poket ukuran sedang dan 1 poket ukuran besar yang disimpan di dalam lemari pakaian.

"Selain itu juga kami temukan uang tunai di dalam dompet pelaku yang diduga hasil penjualan sabu, dan selain itu juga ada alat isap sabu dan buku catatan penjualan serta beberapa bukti transfer dana," ucapnya.

Selanjutnya, tiga pelaku tersebut digelandang ke Mapolres Berau untuk dilakukan pemeriksaan lebih jauh. Sementara itu, dilihat dari barang bukti yang didapat, pelaku berinisial Lt diduga merupakan pemain lama dan profesional dan dari bukti transfer diduga bandar Lt tidak ada di Berau.

"Kasus ini masih kita kembangkan. Pengakuan Lt dia biasa beli sekitar 50 gram, dan yang kita amankan sekitar 37 gram, berarti sudah ada 13 gram yang diedarkan, dan diduga barang ini dari daerah Kalimantan Utara," pungkasnya.(bnc)

Wartawan: Dedy Warseto/Editor: R. Amelia

Share