Edarkan Uang Palsu, Pelajar Diamankan

 

TANJUNG REDEB- Seorang remaja berisinial Da (17) warga Kampung Tembudan yang masih duduk di kelas XI, terpaksa berurusan dengan pihak kepolisian. Da diamankan karena mengedarkan uang palsu di salah satu warung di Jalan H Isa III, sekitar pukul 09.00 Wita, Rabu (05/07/207) kemarin.

Kapolres Berau, AKBP Andy Ervyn mengatakan, transaksi pelaku berhasil diketahui saat tengah membeli minuman di sebuah warung menggunakan uang palsu yang ia buat sendiri. Setelah diamankan, pelaku langsung dibawa ke Mapolres untuk diperiksa lebih lanjut.

Dikatakannya, dalam pemeriksaan sementara, awalnya pelaku membuat uang palsu tersebut pada hari Senin (03/07/2017) sekitar jam 23.00 Wita. Pelaku membuka youtube menggunakan HP untuk menonton cara membuat uang palsu. Pelaku pun sempat menonton sebuah video yang berdurasi sekitar 7 menit untuk melihat cara-cara pembuatan uang palsunya.

 

"Pada Selasa (04/07/2017) sekitar pukul 18.00 Kita, pelaku berniat untuk mencoba membuat uang palsu itu," katanya kepada beraunews.com.

Selanjutnya, pelaku pun membeli peralatan yang bisa membantunya untuk mencetak uang palsu, yakni mesin printer yang juga sekaligus foto copy. Kemudian pelaku pun mencetak atau mengcopy uang tersebut dengan menggunakan uang asli nominal Rp100.000  dan Rp50.000.

 "Jadi uang yang dicopy pecahan Rp100.000 sebanyak 47 lembar dan pecahan Rp50.000 sebanyak 49 lembar. Totalnya 96 lembar uang palsu yang berjumlah Rp7.150.000," tambahnya.

Dari keterangan lain, pelaku juga sudah membelanjakan uang palsu tersebut di 3 warung dengan kembalian uang asli sebesar Rp285.000.

"Jadi pelaku sempat beli 1 botol minuman, 1 bungkus rokok, dan 1 botol parfum," ucapnya.

 

Sementara ini pelaku masih diamankan dan beberapa barang bukti juga sudah diamankan, selain sejumlah uang palsu yang ada, yakni 1 buah printer merk Canon Pixma E460 warna hitam, kurang lebih satu rim kertas HVS F4, 2 kotak tinta printer, 1 buah HP, 1 buah cutter, 1 buah penggaris, 1 buah tas warna hitam, 1 buah dompet warna cokelat, 1 unit sepeda motor merk Kawasaki Ninja hijau dengan Nopol KT 6714 GB, 1 lembar uang asli Rp100.000, dan uang asli Rp50.000 yang digunakan untuk mencetak uang palsu.

"Sementara ini kami masih kembangkan apakah ada pelaku lain selain dia, dan kita cek apakah dia pemain baru atau lama, juga dimana saja uang palsu yang sudah dia edarkan," pungkasnya. (BNC)

Wartawan: Dedy Warseto/Editor: R. Amelia