Kematiannya Masih Misterius, Manila Sempat Kecewa Terhadap Anaknya

 

TANJUNG REDEB – Hingga saat ini, kematian Manila (44) Warga Jalan HARM Ayoeb masih misteri. Pasalnya belum ada keterangan pasti tentang kematiannya, maupun kaitannya dengan lokasi penemuan mayat Manila tersebut.

Kapolres Berau, AKBP Andy Ervyn didampingi Kasat Reskrim AKP Damus Asa mengatakan, sejauh ini belum diketahui penyebab kematian korban. Belum ada keterangan terbaru dalam kasus ini, namun pengembangan masih terus dilakukan oleh pihak kepolisan.

"Kasusnya masih kami kembangkan, kemarin identitas korban diketahui dari seseorang yang melihat di sosial media. Kita berharap nanti ada keterangan lain yang mungkin bisa menunjukkan penyebab kematian korban," ungkapnya kepada beraunews.com, Selasa (20/06/2017).

Dikatakannya, sejauh ini polisi masih mengumpulkan keterangan untuk mengetahui bagaimana atau apa tujuan korban datang ke lokasi ditemukannya jasad korban. Pasalnya, dari keterangan anaknya, korban pergi ke rumah temannya untuk mencari kerja. Sementara lokasi ditemukannya korban merupakan lokasi yang kerap didatangi warga untuk sekadar berfoto lantarana daerahnya merupakan dataran tinggi.

"Itu masih kami selidiki, bagaimana dia bisa ke lokasi itu. Kami juga mencari, siapa tahu ada warga yang mungkin melihat dirinya saat berada di sana," lanjutnya.

BACA JUGA : Terungkap, Ini Identitas Wanita yang Ditemukan Tewas di Gunung Tabur

Selain itu, untuk mengetahui kematian korban melalui pemeriksaan medis harus dilakukan otopsi. Namun, pihak keluarga atau suami korban menolak dilakukan otopsi dan menerima kematian sang istri.

"Suaminya menolak untuk otopsi. Jadi suaminya mengikhlaskan kematian korban, dan ingin segera menyemayamkan jasadnya," bebernya.

Sejauh ini, korban diketahui hanya sempat kecewa dengan anaknya yang berumur 22 tahun karena tidak mau dijodohkan. Namun, hal tersebut belum bisa menjadi dasar untuk menaksir penyebab kematian korban atau tidak.

"Kita juga tidak tahu dia bunuh diri atau tidak, yang jelas kami kembangkan dulu, dan semoga kematian korban ini masih dalam batas wajar," pungkasnya.(bnc)

Wartawan: Dedy Warseto/Editor: R. Amelia