Pimpin Apel Operasi Ramadniya Mahakam 2017, Bupati Sampaikan 3 Pesan Presiden

 

TANJUNG REDEB – Jelang Lebaran, Polres Berau bersiaga dengan menggelar pasukan operasi Ramadniya. Gelar pasukan yang dipimpin Bupati Berau, Muharram tersebut dihadiri oleh Satpol PP, TNI, Dihub, Senkom, Dinkes, PMI, dan jajaran Polres Berau.

Dalam membacakan amanat Polri, Bupati mengatakan jika apel gelar pasukan merupakan kesiapan polri dalam menghadapi kegiatan pengamanan hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah serta sebagai sarana untuk konsolidasi, pengecekan personel beserta kelengkapan sarpras.

"Kegiatan pengamanan tahun ini setidaknya ada 3 poin utama yang menjadi perhatian Bapak Presiden RI, yakni terjangkaunya stabilitas harga pangan, kondisi Kamtibmas yang kondusif, keamanan kelancaran serta kenyamanan arus mudik," ungkapnya.

Dikatakannya, Kapolri juga menekankan kepada seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kegiatan sambang dan patroli di titik-titik rawan gangguan Kamtibmas seperti terminal, pelabuhan, pemukiman yang ditinggal orangnya, pusat perbelanjaan, bank dan ATM, serta tempat wisata yang ramai dikunjungi.

"Berkaitan dengan kelancaran arus lalu lintas, saya menekankan agar seluruh personel bisa memberikan pelayanan secara all out. Berikan atensi penuh pada titik rawan macet yang ada, terutama pada puncak arus mudik yakni H-2 Lebaran," lanjutnya.

 

Operasi Terpusat Ramadniya tahun 2017 ini akan dilaksanakan selama 16 hari ke depan dengan melibatkan 187.012 personel Polri dari seluruh Indonesia, sedangkan Berau sendiri ada ratusan personel gabungan.

Pada operasi tahun 2016 lalu tercatat jumlah laka mengalami penurunan sebesar 72 kasus atau sekitar 2,36 persen jika dibandingkan tahun 2015, begitu pula dengan korban meninggal dunia yang juga menurun sebanyak 88 jiwa atau sekitar 13,62 persen.

"Untuk itu pada kesempatan ini ditekankan kepada seluruh jajaran untuk bekerja secara optimal. Fokus utama dalam menjaga kestabilan harga pangan, pemeliharaan Kamtibmas yang kondusif, serta keamanan dan kelancaran arus mudik dan arus balik," pungkasnya.(bnc)

Wartawan: Dedy Warseto/Editor: R. Amelia