Nebang Liar, Pemuda 26 Tahun Diamankan

 

TELUK BAYUR – Seorang pemuda berinisial As (26) warga Kecamatan Sambaliung terpaksa harus berurusan dengan aparat hukum lantaran kedapatan melakukan penebangan pohon dan membelah kayu tanpa memiliki ijin resmi.

Kapolsek Teluk Bayur, AKP Tatok Tri Haryanto mengatakan, As diamankan berkat laporan dari Awaliya, yang merupakan karyawan PT Inhutani. Ia melaporkan jika ada tindakan tebang liar di area Kawasan Budidaya Kehutanan (KBK) PT Inhutani I Meraang, Kampung Tumbit Melayu.

"Jadi kami terima laporan dari karyawan PT Inhutani jika ada dugaan aktif tebang liar di area mereka, selanjutnya kami lakukan pengembangan," ungkapnya kepada beraunews.com, Selasa (30/05/2017).

Tatok menceritakan, setelah mendapat laporan, pelapor dan saksi bersama dirinya melaksanakan patroli pengamanan areal KBK PT Inhutani I Meraang. Saat memasuki kawasan di kilometer (KM) 11 tim mendengar suara mesin chain saw.

"Saat kami berpatroli kami dengar ada suara mesin dan langsung kami mencari sumber suara mesin tersebut," tambahnya.

Setelah sampai di lokasi, tim mendapati seorang pria sedang membelah kayu. Ketika ditanya, pria tersebut mengaku kayu yang ia belah diambil dari wilayah KBK PT Inhutani I Meraang yang menjadi area pengawasan si pelapor dan saksi.

"Selanjutnya, pelaku dan barang bukti berupa 1 unit mesin chain shaw, dan 55 papan panjang 4 meter jenis Meranti, diamankan ke Mapolsek," bebernya.

Dari pengakuan sementara, pelaku baru beberapa hari melakukan kegiatan tebang liar di area tersebut. Namun atas perbuatannya, pelaku terancam pasal 83 ayat 1 Jo pasal 84 ayat 1 dan ayat 3 UU RI Nomor 18/2013 tentang Pencegahan Pemberantasan Perusakan Hutan.(bnc)

Wartawan: Dedy Warseto/Editor: R. Amelia

Share