Truk Pengangkut Pasir Terjun Bebas ke Samping Gorong-Gorong

 

TALISAYAN – Kecelakaan tunggal kembali terjadi di poros jalan Kampung Dumaring, menuju Kampung Talisayan, Kecamatan Talisayan, Rabu (24/05/2017). Dalam kejadian itu, sebuah truk material dengan nomor polisi KT8467RF bermuatan material pasir yang hendak dibawa ke Kampung Talisayan rebah ke samping kiri, dan membuat semua muatannya tumpah.

Meskipun tak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, namun peristiwa itu cukup menyita perhatian masyarakat yang berada di sekitar lokasi. Bahkan, tak jarang menimbulkan kemacetan singkat.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.30 Wita, di wilayah RT 001 Kampung Dumaring, tepat di sekitar gorong-gorong yang tidak memiliki dinding penahan. Berdasarkan informasi warga, truk berwarna merah yang dikemudikan Samsul (19), tengah memuat pasir dari Kampung Dumaring menuju Talisayan. Namun, ketika hendak melintasi lokasi kejadian, pengemudi mengambil jalur terlalu ke pinggir jalan. Akibatnya, salah satu roda bagian belakang keluar aspal, dan terhalang, sehingga membuat truk tersebut rebah ke samping gorong-gorong.

“Kata pengemudinya dia jalan terlalu ke pinggir, dan ban belakang keluar aspal, begitu mau merubah posisi, sudah tidak bisa karena ban belakang terhalang. Makanya langsung rebah ke kiri,” ujar Ramli, warga sekitar yang sempat menyaksikan kejadian itu, kepada beraunews.com, Kamis (25/05/2017).

Sementara itu, Samsul menyampaikan, truk yang ia bawa tersebut memuat pasir sebanyak 4 kubik untuk keperluan proyek pembangunan. Meski begitu, dirinya mengaku tidak mengalami luka serius akibat insiden tersebut.

“Hanya luka ringan saja. Sekarang kita masih mencari bantuan mengeluarkan truk ini,” ucap Samsul.

 

Sementara itu, petugas kepolisian sektor Talisayan, saat meninjau lokasi tersebut menyampaikan, peristiwa tersebut merupakan kecelakaan tunggal atau out of control (OC) terlebih kondisi jalanan tersebut memang cukup rawan. Pasalnya, selain gorong-gorongnya sudah mulai mengalami penurunan, juga tidak memiliki dinding penahan.

“Kalau dilihat, permukaan jalannya sedikit miring ke kiri kalau kita lewat dari Dumaring menuju Talisayan. Nah, karena jalurnya menyerempet ke pinggir, dan salah satu ban belakangnya keluar aspal, membuat truk hilang keseimbangan dan rebah ke kiri. Untuk korban jiwa tidak ada,” beber Aiptu Leo Rifanto.

Pihaknya pun meminta kepada pengendara lain, baik itu roda dua maupun roda empat untuk selalu waspada, agar tidak mengalami kejadian serupa.

“Kita minta pengendara waspada dan mengurangi kecepatan saat melintas di jalan yang rusak, agar kecelakaan tidak lagi terjadi,” tandasnya.

Berdasarkan pantauan beraunews.com, hingga pukul 18.00 Wita, truk tersebut masih tetap di posisi ketika terjadi kecelakaan.(bnc)

Wartawan: Hendra Irawan/Editor: R. Amelia