14 Hari, Ribuan Pelanggaran Ditindak Satlantas Polres Berau

 

TANJUNG REDEB – Operasi patuh yang digelar serentak di seluruh Indonesia berakhir pada hari ini (22/05/2017). Selama beberapa hari digelar, sudah ribuan pelanggaran ditemukan oleh Satlantas Polres Berau, baik dari giat razia stasiuner maupun hunting Barau operasi mobile di beberapa wilayah.

Kapolres Berau AKBP Handoko melalui Kasat Lantas AKP Wisnu Dian Ristanto mengatakan, dalam operasi patuh ini banyak pelanggaran yang ditemukan di jalan. Ini menandakan masih banyak pengendara yang tak patuh dengan peraturan lalu lintas.

"Dalam giat yang kita lakukan, pelanggaran yang mendominasi adalah R2 dimana pengendaranya tidak menggunakan helm, lampu, dan spion. Sedangkan roda empat pengendara tak menggunakan safety belt. Sejauh ini kita catat sudah sekitar 1.262 pelanggaran yang kita temukan dengan rata-rata 100 pelanggaran per harinya," ungkapnya kepada beraunews.com, Senin (22/05/2017).

BACA JUGA : 4 Hari Operasi Patuh, 400 Lebih Pengendara Ditilang

Pelanggar seperti rambu sendiri biasanya ditemukan saat tim melakukan operasi hunting di beberapa daerah yang berpotensi adanya pelanggaran lalu lintas. Tak jarang di daerah-daerah yang ada di pinggiran banyak ditemukan pengendara tidak menggunakan helm.

"Operasi atau giat hunting memang dilakukan hanya dua personel. Dan mereka patroli ke daerah-daerah pinggiran dan banyak menemukan pelanggaran seperti yang tidak menggunakan helm," tambahnya.

Dalam operasi ini diharapkan pengendara bisa lebih paham dan patuh terhadap undang-undang lalu lintas maupun rambu-rambu yang ada.

"Kita harap ini bisa menjadi bahan perhatian masyakarat agar lebih mematuhi peraturan lalu lintas dan rambu. Selain itu juga, untuk membantu menekan angka kecelakaan lalu lintas," pungkasnya.(bnc)

Wartawan: Dedy Warseto/Editor: R. Amelia