Supra X vs Mio J, 2 Orang Tewas

TANJUNG REDEB – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Sei Bedungun, sekitar pukul 07.00 Wita, pagi tadi. Kecelakaan yang melibatkan dua kendaraan roda dua ini mengakibatkan 2 orang meninggal dunia dan 2 orang luka-luka. Kedua korban meninggal dunia itu, yakni Fdl (40) warga Jalan Karang Mulyo Gg. Sudi Mampir dan OV (20) warga Jl. Pemuda Gg. Amal.

Zainul, warga sekitar mengatakan, ia mengetahui kejadian saat mendengar suara benturan keras dari luar rumahnya. Karena curiga dengan suara tersebut ia langsung keluar untuk mengecek asal suara itu, dan saat di cek ada kecelakaan dan korban terbaring tak sadarkan diri.

"Tadi posisi jalan ini masih sepi. Saya keluar rumah karena dengar suara benturan keras, saat saya cek ternyata ada kecelakaan dan 4 orang terbaring tak sadarkan diri di badan jalan dengan ceceran darah," ungkap zainul kepada beraunews.com

Dikatakannya, setelah kejadian beberapa warga langsung menolong para korban sambil menunggu polisi datang ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). Tak lama berselang, polisi datang dan para korban dilarikan ke RSUD Abdul Rivai.

"Kalau dilihat kondisi korban itu parah sekali. Kaki dan bagian kepalanya mengalami luka berat," katanya.

Terpisah, Kasat Lantas Polres Berau, AKP Nur Kholis melalui Kanit Laka Aiput Ngatijan menjelaskan, dari hasil olah TKP sementara ini kecepatan yang digunakan para pengendara sekitar 80 Km per jam, sehingga benturan akibat laka membuat pengemudi mengalamai luka berat dan meninggal dunia.

"Yang meninggal dunia dalam kejadian ini 2 orang, remaja yang menjadi joki meninggal di tempat, sementara suami dari pasutri yang juga menjadi joki meninggal saat dalam perjalanan, sedangkan yang di bonceng mengalami luka cukup serius,” bebernya.

Ngatijan menambahkan, posisi kejadian sendiri ada di sebelah kiri arah Tanjung Redeb menuju Km 5, dari hasil pengecekan sementara ini bisa disimpulan, si remaja mengambil jalur atau salah jalur.

"Remaja itu dari arah Km 5 ke Tanjung Redeb, jika posisi laka disebelah kanannya berarti mereka salah jalur. Hal ini juga masih perlu keterangan lebih jauh lagi, apakah remaja ini menyalip atau seperti apa, kok bisa dia salah jalur," pungkasnya.(dws)