Waspada!!! Ini Dugaan Sebab Panji Menghilang

TANJUNG REDEB – Kepulangan Muhammad Panji Anugerah (17) ke kediamannya pada Kamis kemarin (18/05/2017), menyisakan banyak cerita yang membuat keluarga merasa khawatir dan bertanya-tanya.

Pasalnya, siswa yang duduk di bangku kelas XI MAN Tanjung Redeb, membantah kepada seluruh keluarganya jika dirinya sengaja menuliskan sepucuk surat sebelum meninggalkan rumahnya pada Jumat (14/04/2017) lalu.

Berdasarkan pengakuan Panji sehari sebelum kembali ke kediamannya, dirinya dibawa orang yang tidak ia kenal dan sempat dikurung beberapa lama di sebuah rumah yang ia pun tidak mengetahui dimana lokasi tepatnya.

“Sehari sebelum pulang, Panji sempat membalas pesan Whatsapp yang dikirim oleh kakaknya. Katanya dia dibawa orang yang tidak dia kenal, dia pun tidak sadar meninggalkan rumah. Apalagi menuliskan isi surat demikian, tapi dia mengakui kalau itu adalah tulisan tangannya,” ungkap ayahanda Panji, Syahrudin Nur kepada beraunews.com, Jumat (19/05/2017).

Mengetahui hal itu, Syahrudin menduga anaknya telah menjadi korban hipnotis dan penculikan. Terlebih, selama ini ia menerangkan, anaknya tersebut tidak pernah melakukan hal nekat seperti meninggalkan rumah dalam kurun waktu yang lama, tanpa memberikan kabar kepada pihak keluarga.

“Anak saya ini sepertinya tidak sadar kalau dia pergi dari rumah. Waktu dia balas pesan dari kakaknya itu pun seperti ketakutan, karena katanya dia diculik,” imbuhnya.

BACA JUGA : Sebulan Menghilang, Panji Kembali Diantar Orang Tak Dikenal

Saat kembali ke kediamannya pun, seluruh barang miliknya yang sempat ia bawa lenyap tak bersisa. Hanya pakaian yang ia kenakan dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) miliknya yang tersisa.

“Pulang ke rumah kemarin pun dia tidak bawa apa-apa selain baju yang dia pakai. Semua barang seperti laptop, handphone, uang dan lain-lain lenyap, dia juga katanya tidak tahu apa yang terjadi. Semacam hilang kesadaran. Saya takutnya anak saya ini jadi korban kejahatan seperti hipnotis begitu,” ujarnya.

Hingga saat ini pun pihak keluarga masih belum bisa mendapatkan informasi terkait kepergian Panji selama lebih dari satu bulan tersebut, sebab kondisi fisik dan mental yang masih tidak stabil membuat pihak keluarga tidak bertanya lebih dalam.

“Cuma menangis saja dia kalau ditanya, karena masih sangat lemas dia. Belum pulih benar,” tandasnya.(bnc)

Wartawan: Marta/Editor: R. Amelia