Laporan Makmur Terus Diproses, Belum Ada Kata Kekeluargaan

TANJUNG REDEB – Hingga saat ini polisi masih mengembangkan kasus pencemaran nama baik yang dilakukan seseorang berinisial Am terhadap Makmur HAPK, mantan orang nomor 1 di Berau.

Kapolres Berau AKBP Handoko melalui Kasat Reskrim AKP Damus Asa mengatakan,  sementara ini pihaknya masih mengumpulkan keterangan dari beberapa saksi. Selain 4 saksi sebelumnya, ada beberapa saksi lain.

“Sejauh ini masih kami kumpulkan keterangan dari saksi-saksi lainnya lagi, belum mengarah ke pemanggilan si terlapor,” ungkapnya kepada beraunews.com, Kamis (18/05/2017).

Dikatakannya, pemeriksaan beberapa saksi yang ada ini untuk mensinkronkan keterangan dengan barang bukti yang ada, apakah sudah memenuhi unsur pidana yang dilaporkan atau tidak.

“Kita masih sinkronkan keterangan saksi dengan barang bukti yang ada, apakah mengarah atau sesuai dengan laporan. Sementara ini kita tunggu teknisnya saja,” tambahnya.

BACA JUGA : Terkait Laporan Makmur HAPK, Polisi Periksa 4 Orang

Sejauh ini 4 saksi termasuk Makmur sudah memberikan keterangan terkait permasalahan tersebut. Namun untuk saksi lain, polisi belum bisa menyebutkan siapa saja yang dipanggil untuk memberikan keterangan tambahan.

“Yang jelas kami masih proses dan kembangkan kasus ini dan memeriksa saksi-saksi yang mengetahui atau ada di percakapan grup tersebut,” bebernya.

Lanjutnya, proses masih terus berjalan karena sejauh ini belum ada kesepakatan atau itikad penyelesaian secara kekeluargaan dari kedua belah pihak.

“Kalau secara kekeluargaan sejauh ini belum ada omongan dari si pelapor, jadi kasusnya masih terus kita proses,” pungkasnya.(bnc)

Wartawan: Dedy Warseto/Editor: R. Amelia