4 Hari Operasi Patuh, 400 Lebih Pengendara Ditilang

 

TANJUNG REDEB – Sejak tanggal 9 Mei lalu, Satlantas Polres Berau menggelar operasi patuh. Operasi ini dilakukan selama 14 hari, hingga tanggal 23 Mei mendatang. Baru berjalan 4 hari, polisi sudah menemukan banyak pelanggaran di jalan dan menilang sekitar 400 lebih pengendara.

Kapolres Berau, AKBP Handoko melalui Kasat Lantas Polres Berau, AKP Wisnu Dian Ristanto mengatakan, saat ini masih banyak pelanggaran yang ditemukan di jalan. Operasi patuh ini sendiri, dilakukan agar pengguna jalan mematuhi peraturan lalu lintas dan juga untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas.

"Ada dua sistem yang kita lakukan, yaitu dengan stasioner (penindakan di tempat-red) dan hunting (patroli keliling-red). Jadi, selain melakukan pemeriksaan kendaraan di suatu tempat, kami juga melakukan mobile atau patroli untuk mencari pelanggaran yang kasat mata dan berpotensi terjadinya kecelakaan lalu lintas," ungkapnya saat ditemui beraunews.com, Jumat (12/05/2017).

Dikatakannya, dalam mobile atau patroli biasanya ada tim yang terdiri dari dua personel yang mencari pelanggaran pengguna jalan. Patroli itu sendiri untuk mengecek pelanggaran yang kasat mata dan berpotensi terjadinya Laka.

BACA JUGAJempolmu Harimaumu, Lebih Bijak Menggunakan Sosmed

"Jadi dua personel itu memang khusus patroli di beberapa area untuk mencari pelanggaran yang berpotensi terjadi Laka. Kalau hanya razia di satu tempat, banyak pelanggar yang bisa saja kabur," tambahnya.

Wisnu berharap, setelah dilakukan operasi patuh ini, para pengendara bisa patuh dalam berlalu lintas. Bukan hanya saat ini, karena akan memasuki suasana Lebaran dan biasanya arus mudik yang tinggi, masyarakat diharapkan bisa membantu menekan angka kecelakaan lalu lintas.

"Kami harap ke depannya masyarakat bisa lebih patuh terhadap undang-undang lalu lintas dan bersama-sama menekan angka kecelakaan lalu lintas," pungkasnya.(bnc)

Wartawan: Dedy Warseto/Editor: R. Amelia