Suami Dipenjara, IRT Nekat Jual Sabu

 

TANJUNG REDEB- Jajaran Polsek Tanjung Redeb berhasil membekuk seorang wanita berinisial S (37), warga Jalan Datu Raja, Kecamatan Sambaliung, sekitar pukul 18.00 Wita, Senin (17/04/2017) tadi. S dibekuk polisi karena memiliki barang yang diduga narkotika jenis sabu sebanyak 4 poket.

S nekat menjual sabu karena himpitan ekonomi yang dialaminya setelah suaminya dipenjara. Sehingga dengan berjualan sabu, dirinya menghidupi kebutuhan sehari-harinya. Namun nahas, nasibnya terancam mengikuti jejak sang suami. 

Kapolsek Tanjung Redeb, AKP Surya Irianto mengatakan, pengungkapan peredaran narkotika ini merupakan informasi dari masyarakat yang dikembangkan dan berhasil membekuk pelaku.

"Yang jelasnya kami kembangkan dari informasi masyarakat. Setelah kami lakukan penyelidikan terlebih dahulu terkait identitas pelaku, selanjutnya kami bergerak di lapangan," ungkapnya kepada beraunews.com.

Setelah beberapa saat melakukan pengembangan, polisi akhirnya bisa membekuk pelaku dengan beberapa barang bukti sejumlah poket yang diduga sabu, yang diperkirakan seberat 9.29 gram yang dibagi menjadi 3 poket sedang dan 1 poket kecil.

Dari penggeledahan di rumah pelaku, selain sabu polisi juga menemukan alat isap sabu. Diduga pelaku merupakan pemakai. Namun tidak menutup kemungkinan jika pelaku merupakan pengedar karena melihat jumlah barang bukti yang cukup banyak.

Sementara itu, S tidak berkomentar banyak di hadapan polisi terkait bisnisnya ini. Namun polisi masih akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut, terkait asal usul barang yang dimiliki S.

"Kami temukan juga uang tunai Rp3.450.000. dan dari pengakuan sementara uang itu bercampur dengan uang sewa rumah, tapi ini masih keterangan sementara, nanti akan dikembangkan lagi," pungkasnya. (BNC)

Wartawan: Dedy Warseto/Editor : Rita Amelia