Anak Dipukul, Bapak Ngebacok

GUNUNG TABUR – Tak terima anaknya menjadi korban pemukulan, Arsyad (39) warga Kampung Samburakat nekat melakukan pembacokan terhadap Prianggono, warga Jalan Bangsawan, Kecamatan Gunung Tabur yang tak lain orang yang memukul anak Arsyad.

Pembacokan terjadi sekitar pukul 23.30 Wita, Sabtu (15/04/2017) lalu di depan rumah korban. Akibatnya korban mengalami luka sobek dengan 10 jahitan di bagian punggung sebelah kiri.

Kapolsek Gunung Tabur, AKP Sujarwanto mengatakan, pembacokan terjadi pada saat korban sedang berdiri di depan rumahnya. Tiba-tiba didatangi oleh orang tak dikenal dengan menggunakan helm dan langsung menimpas korban sebanyak 1 kali, dan mengenai pinggang kiri belakang.

"Saat kejadian, ada beberapa saksi yang melihat. Pelaku langsung melarikan diri dibonceng oleh temannya dengan mengendarai sepeda motor, dan pelaku langsung dikejar oleh beberapa saksi mata yang berada di tempat kejadian," ungkapnya kepada beraunews.com, Minggu (16/04/2017).

Korban yang sudah luka parah langsung dilarikan ke puskesmas dan dirujuk ke rumah sakit. Sementara itu, polisi yang mendapat laporan, langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku.

"Kami dapat informasi kalau dia tinggal di daerah Samburakat. Selanjutnya kami lakukan pengejaran dan berhasil kami amankan bersama sebilah parang yang digunakan untuk melakukan pembacokan," ujarnya.

Setelah berhasil diamankan, pelaku langsung dibawa ke Mapolsek Gunung Tabur untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Dari hasil pemeriksaan diketahui kalau dia melakukan karena si korban ini memukul anaknya yang sedang nongkrong di pinggir sungai," tambahnya.

 

Selain emosi karena anaknya dipukul, pelaku juga diduga semakin naik pitam karena saat mendatangi korban dengan membawa anak dan teman-teman anaknya yang menjadi korban pemukulan, malah mendapat perkataan yang kurang enak dari korban.

"Jadi si pelaku datang, dan si korban bertanya ada apa datang kembali ke sana? Disitulah kemungkinan yang membuat si pelaku semakin marah dan nekat membacok korban saat korban berada di rumahnya," bebernya.

Sementara ini polisi melakukan penyelidikan lebih dalam atas motif pembacokan yang dilakukan. Sementara dari pengakuan pelaku hanya sebatas itu.

"Ini masih kami periksa, nanti kalau memang ada perkembangan atau motif lain, maka akan dilakukan penyelidikan," pungkasnya.(bnc)

Wartawan: Dedy Warseto/Editor: R. Amelia