4 Bulan Belum Terima Gaji, Honorer Pemkab Berau Nekat Menjambret

 

TANJUNG REDEB – Setelah 4 hari menjadi buronan polisi, HR (26) pegawai honorer Pemkab Berau akhirnya dibekuk atas kasus penjambretan yang dilakukannya pada Jumat (31/03/2017) lalu sekitar pukul 21.00 Wita. HR berhasil dibekuk di Jalan Mangga II, sekitar pukul 16.00 Wita, Selasa (04/04/2017) sore, saat hendak menjual barang buktinya.

Menurut pengakuan pelaku, ia nekat melakukan penjambretan karena himpitan ekonomi. Pasalnya, sudah 4 bulan terakhir dia belum menerima gaji, sementara itu ia harus memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Terpaksa saja, karena kebutuhan, sudah 4 bulan ini belum gajian sementara kebutuhan juga banyak yang harus dipenuhi," ungkapnya saat ditemui beraunews.com, Selasa (04/04/2017).

HR mengaku tidak ada niat sebelumnya untuk menjambret. Namun karena ada kesempatan saat ia pulang bermain futsal dan melihat korbannya membawa tas, ia langsung membuntuti. Setelah kondisi sekitar aman, ia langsung melancarkan aksinya.

"Setelah saya dapat barang berharga di tas. Tasnya langsung saya buang ke sungai," lanjutnya.

Setelah beberapa hari menyembunyikan barang bukti. Sekitar pukul 16.00 Wita ia berniat menjual barang bukti. Namun, belum sempat dijual, polisi langsung membekuk pelaku dan mengamankan barang bukti.

 

HR mengungkapkan penyesalannya karena telah melakukan aksi penjambretan tersebut. Tetapi, karena kondisi ekonomi keluarganya yang semakin memburuk, ia terpaksa menjambret demi menghidupi istri dan kedua anaknya.

"Anak saya dua, yang satu sudah SD, buat jajan saja susah. Sementara ini saya dan istri menumpang di rumah orang tua saya, dan untuk kebutuhan sehari-hari mengharap dari orang tua saja," ceritanya.

Selain itu, banyak kebutuhan lain seperti pembayaran kredit barang yang juga belum ia bayar, seperti kredit motor yang hingga menunggak 4 bulan terakhir. Ia sempat meminjam uang untuk menutupi sebagian tunggakannya, namun saat ini juga sudah ditagih kembali.

"Kemarin saya pinjam uang buat bayar motor, dan ini sudah ditagih lagi. Jadi serba salah juga. Tapi kalau sudah seperti ini ya saya menyesal," tutupnya.

Saat ini pelaku masih diamankan di Mapolres Berau untuk pemeriksaan lebih lanjut dan kasus ini masih dikembangkan oleh polisi.(bnc)

Wartawan: Dedy Warseto/Editor: R. Amelia