Gila...!!! Meski Bulan Ramadhan, Dua Pasang Bukan Pasutri Ngamar Di Siang Bolong

TANJUNG REDEB – Tim Kepoliasian Sektor (Polsek) Tanjung Redeb berhasil mengamankan 2 pasangan bukan suami isteri (pasutri) di sebuah Home Stay di kawasan Jalan Gatot Subroto, Gang Rambai, Kecamatan Tanjung Redeb. Kedua pasangan bukan pasutri itu diamankan saat asyik berduaan di dalam kamar, Rabu (22/6/16) sekitar pukul 13.45 Wita.

Kedua pasangan tersebut, yakni SN (38) bersama teman wanitanya SS (29) di kamar Nomor 22 dan SP (36) bersama teman wanitanya (27) di kamar Nomor 05. Kedua pasangan ini diduga melakukan tindakan asusila, sehingga harus dibawa petugas ke Mapolsek Tanjung Redeb untuk didata dan diberikan pembinaan.

“Kedua pasangan yang ditemukan di sebuah home stay tadi kami periksa identitasnya dan selanjutnya kami bawa ke kantor untuk kami data dan diberikan pembinaan lebih lanjut. Lagian ini tengah bulan puasa dan mereka juga bukan suami isteri,” jelas Kapolsek Tanjung Redeb, AKP Surya Irianto.

Selain mengamankan dua pasangan itu, dalam operasi ini juga petugas melakukan pemeriksaan dibeberapa kios penjual petasan dan kembang api di sekitar wilayah hukum Polsek Tanjung Redeb. Hasilnya, petugas kembali mengamankan beberapa jenis petasan dengan daya ledak tinggi.

“Kami juga mengamankan berbagai jenis petasan dengan daya ledak tinggi. Petasan ini kami sita lantaran adanya laporan dari masayarat karena terganggu dengan suara-suara ledakan di malam hari. Para penjual petasan juga akan kami lakukan pendataan di kantor, lagi pula surat izin penjualanya belum jelas, Jadi kami diperiksa lebih lanjut,” ujarnya.

Giat yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Tanjung Redeb, AKP Surya Irianto dilaksanakan dalam rangka operasi cipta kondisi (Cipkon) di bulan Ramadan dengan sasaran narkoba, miras, penjual petasan tanpa ijin dan sajam.

”Giat seperti ini akan terus kami lakukan sesuai dengan instruksi yang diberikan Kapolres Berau, AKBP Hndoko. Kami juga imbau kepada seluruh pemilik usaha penginapan, home stay dan sejenisnya agar terlebih dahulu memeriksa identitas tamu yang ingin menyewa kamar di tempat mereka untuk mengetahui apakah mereka suami isteri atau tidak. Disamping itu juga kami imbau kepada orang tua agar lebih mengawasi anak-anak mereka membeli petasan dengan daya ledak tinggi, sebab selain mengganggu ketentraman orang banyak, bermain petasan juga bisa menimbulkan bahaya lain,” tutupnya.(ea)