Dibekuk, Pelaku Curanmor “Simpan” Motor di Sungai

 

TANJUNG REDEB – Satreskrim Polres Berau kembali berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) yang terjadi di Jalan H Isa III beberapa waktu lalu. Dalam kasus ini, polisi berhasil mengamankan pelaku bernama Ari Wibowo Satrio Wicaksono (26), warga Kecamatan Sambaliung bersama barang bukti 1 unit motor Suzuki Spin KT 3872 GJ.

Kapolres Berau, AKBP Handoko melalui Kasat Resrkim AKP Damus Asa mengatakan, dari pengakuan korban, kejadian bermula pada Jumat (17/03/2017) lalu sekitar pukul 16.00 Wita. Saat dirinya pulang kerja, ia masuk ke rumah dan istirahat. Di rumahnya itulah ada anak buahnya bersama pelaku sedang mengobrol.

"Sekitar pukul 22.00 Wita itu korban bangun, dan mencari handphonenya yang sudah tidak ada di tempat. Sempat melakukan interogasi dengan anak buahnya, ternyata tidak ada yang mengetahui," ungkapnya saat ditemui beraunews.com, Senin (20/03/2017) di ruang kerjanya.

Dikatakannya, saat kejadian itu juga korban melihat salah satu pintu tempat rekannya menitipkan motor sebelum pulang ke Jawa, terbuka dan kuncinya sudah tidak ada. Setelah dilakukan pengecekan, motor tersebut juga tidak ada di tempat.

"Kecurigaan muncul karena pelaku yang baru saja ke rumah korban. Pelaku sempat dipanggil oleh korban dan diinterogasi, namun tidak mengaku. Sehingga korban melaporkan hal tersebut ke pihak kepolisian," tambahnya.

Setelah ditangani Polres Berau, polisi langsung melakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku. Pelaku sempat tidak mengaku jika dirinya yang mengambil handphone dan motor pelaku, namun setelah beberapa kali diinterogasi, akhirnya pelaku mengakui jika dirinya yang mengambil.

"Awalnya masalah handphone, ternyata dia mengaku kalau handphone itu dia yang ambil dan diperbaiki di konter. Namun beberapa kali ditanya masalah motor sempat tidak mengaku, dan setelah diinterogasi lebih lanjut akhirnya pelaku mengaku jika dia juga yang mencuri motor tersebut," jelasnya.

Lebih jauh Damus menjelaskan, setelah pelaku mengakui perbuatannya, polisi membawa pelaku untuk menunjukkan dimana pelaku menyembunyikan motor tersebut. Pelaku mengarahkan ke sebuah sungai di Jalan Limunjan, Kecamatan Sambaliung.

"Barang bukti motor itu disimpan dalam sungai. Menurut pengakuannya, itu untuk menghilangkan jejak dan saat situasi sudah aman baru lah dikeluarkan motor itu," bebernya.

Saat ini polisi masih mengembangkan kasus tersebut. Diduga pelaku pernah melakukan tindak pidana lain yang serupa.

"Masih kami kembangkan kasusnya dan pelaku masih kami periksa," pungkas Damus.(bnc)

Wartawan: Dedy Warseto/Editor: R. Amelia