Tanpa Dokumen, Kapal Pengangkut 150 Batang Ulin Diamankan

 

TANJUNG REDEB – Satreskrim Polres Berau mengamankan sebuah kapal yang mengangkut 150 Batang kayu jenis Ulin berukuran 5X10 cm dan 10X10 cm, dengan panjang 4 meter. Kapal tersebut diamankan di perairan Sungai Kelay sekitar pukul 22.00 Wita, Senin (13/03/2017) lalu.

Kapolres Berau, AKBP Handoko melalui Kasat Reskrim, AKP Damus Asa mengatakan, diamankan kapal pengangkut kayu tersebut berkat Informasi dari masyarakat, yang mengetahui terkait hal tersebut. Selanjutnya, tim melakukan pengecekan ke lokasi, dan berhasil mengamankan kapal tersebut.

"Setelah kita tahu ciri-ciri kapal, ketika dia melintas di perairan sungai Kelay, langsung dicek, dan ternyata ada ratusan kayu yang yang tak dilengkapi dokumen dari instansi terkait," ungkapnya kepada beraunews.com, Rabu (15/04/2017).

Dikatakannya, dari pengakuan pelaku sementara ini, kayu tersebut diambil dari kampung Tasuk, Kecamatan Gunung Tabur, yang rencananya akan dibawa ke Pulau Maratua dan Sembakung.

"Informasinya, dia mengambil dari perahu kecil bermesin ketinting dan selanjutnya dimuat ke kapalnya,” jelasnya.

Diakuinya, jika baru kali ini ia memuat kayu untuk dibawa ke Maratua. Untuk kerjanya ini, ia diupah Rp500 ribu per kubik kayu. Namun, pelaku tidak dibekali dokumen-dokumen sehingga terpaksa diamankan.

Atas perbuatannya, pelaku terancam Pasal 16 Jo 88 ayat 1 huruf a huruf b UU RI nomor 18/2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan (P3H).(bnc)

Wartawan: Dedy Warseto/Editor: R. Amelia