Ngakunya 3 Orang, Tapi Korban yang Melapor Baru 2 Orang

 

TANJUNG REDEB – Penanganan kasus sodomi yang terjadi beberapa waktu lalu,  masih dikembangkan oleh Satreskrim Polres Berau. Sejauh ini, sudah ada dua korban yang melapor ke Mapolres Berau, dan mengaku disodomi oleh pelaku.

Kasat Reskrim Polres Berau, AKP Damus Asa mengatakan, jika dari pengakuan pelaku, dirinya melakukan aksinya sebanyak 3 kali dengan tiga korban yang berbeda. Namun, saat ini laporan yang masuk ke Mapolres Berau baru 2 korban.

"Kalau pengakuan pelaku sendiri 3 orang, tapi yang laporan baru 2 yakni berumur 10 tahun dan 12 tahun," ungkapnya kepada beraunews.com, Selasa (07/02/2017), saat ditemui di ruang kerjanya.

Dikatakannya, saat ini pihaknya masih menunggu korban lain melakukan pelaporan sambil melanjutkan proses terhadap si pelaku. Sampai saat ini pihak kepolisian belum mengetahui pasti berapa jumlah korban sebenarnya yang disodomi oleh pelaku.

"Meskipun yang dia akui ada 3, tapi kita lihat nanti berapa yang melapor. Jika memang yang melapor lebih dari itu, kan bisa saja," jelasnya.

Damus meminta agar orang tua atau anak yang menjadi korban perbuatan si pelaku,  jangan malu untuk melaporkan perbuatan itu ke Mapolres Berau. Ia menjamin jika data pribadi si pelapor akan dirahasiakan atau tidak akan terekspose.

Damus juga mengimbau agar orang tua bisa memberi pemahaman kepada anak-anaknya, agar tidak mudah percaya atau ikut dengan orang yang tidak dikenal. Hal ini untuk menghindari tindak kejahatan terhadap anak, khususnya predator seksual.

"Kami harap orang tua bisa memberi pengawasan lebih terhadap anaknya, dan memberitahukan agar tidak mudah percaya dengan orang yang tidak dikenal, meskipun diiming-imingi sejumlah uang. Jangan sampai ada korban lagi untuk kasus seperti ini," pungkasnya.(bnc)

Wartawan: Dedy Warseto/Editor: R. Amelia