Digerebek, Penjual Miras Ini Dapat Barang dari Kapal Tongkang di laut

 

TANJUNG REDEB – Polsek Tanjung Redeb kembali berhasil mengamankan minuman keras (Miras) ilegal yang dijual di salah satu warung di Jalan Kapten Tendean sekitar pukul 16.00 Wita, Senin (06/03/2017) tadi.

Dari hasil pengerebekan warung tersebut, polisi menyita sisa miras yang belum terjual sekitar 8 botol jenis Whisky dengan ukuran 750 Mililiter (ML) dan kadar alkohol 40 persen.

Kapolsek Tanjung Redeb, AKP Surya Irianto mengatakan jika pengungkapan ini berkat informasi dari masyarakat yang mengetahui adanya penjualan miras di wilayah tersebut. Selanjutnya polisi melakukan penyelidikan ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Kami dapat informasi dari masyarakat, selanjutnya kami kembangkan ke TKP untuk memastikan apakah laporkan tersebut benar adanya," ungkapnya kepada beraunews.com usai kegiatan.

Dikatakannya, selanjutnya polisi akan melakukan pemeriksaan terhadap pelaku terkait dari mana asal usul barang tersebut.

"Nanti kami periksa dulu, dan pelaku sendiri dikenakan pasal Tindak Pidana Ringan (Tipiring)," tambahnya.

Pemilik warung, Ipan (40) mengatakan minuman beralkohol tersebut didapatkannya dari kapal pengangkut batu bara ditempatnya bekerja. Biasanya setelah selesai bekerja ia dan beberapa rekannya diberi miras oleh pemilik kapal.

"Kapal itu yang mengambil batu bara dari ponton-ponton di Berau, posisi kapal tongkangnya ada di laut sana," katanya.

Diakuinya, awalnya dirinya hanya membawa miras tersebut ke rumahnya, hanya untuk dikonsumsi pribadi. Namun beberapa rekannya yang datang terkadang membeli,  sehingga akhirnya ia tergiur untuk menjualnya.

"Kadang juga saya beli minuman ini dengan harga Rp100 ribu, kalau dijual lagi Rp150 ribu. Awalnya buat minum sendiri tapi karena banyak dan tidak bisa juga saya minum sendiri, jadi saya jual," pungkasnya.(bnc)

Wartawan: Dedy Warseto/Editor: R. Amelia