Pelaku Sodomi Dibekuk Polisi, Ini Kronologinya

 

TANJUNG REDEB – Satreskrim Polres Berau berhasil membekuk pelaku pencabulan (Sodomi) bernama Bambang Herawan (38), warga Kilo II, Kelurahan Sungai Geledeng, Kota Samarinda. Pelaku diamankan di Jalan Durian III pada Jumat (03/03/2017) sekitar pukul 23.00 Wita kemarin.

Kapolres Berau AKBP Handoko mengatakan, penangkapan pelaku berdasarkan laporan masyarakat beberapa waktu lalu, terkait adanya tindakan pencabulan yang dilakukan pelaku terhadap anak berumur 10 tahun.

"Informasinya pelaku bertemu dengan korban di warnet, dan di situ pelaku mengajak korban ke waterpark di daerah Sambaliung. Di daerah itulah pelaku melakukan tindakannya dan juga sempat mengiming-imingi sejumlah uang," ungkapnya saat dikonfirmasi beraunews.com, Sabtu (04/03/2017).

Terkait penangkapan pelaku, Handoko menceritakan jika awalnya Satreskrim membentuk tim dan menindaklanjuti laporan mengenai tindak pidana pencabulan tersebut. Kemudian dilakukan penyelidikan dan pengembangan kasus pencabulan atau sodomi tersebut.

"Tim sempat melakukan penyelidikan, dari hasil CCTV pada saat kejadian tersebut dimana korban pada saat itu didatangi oleh pelaku di warnet yang berada di Jalan Pulau Sambit dan baru berhasil menemukan sepeda motor yang diduga digunakan oleh pelaku pencabulan sesuai dengan ciri-ciri yang disebutkan oleh korban, yakni motor scoopy warna hitam putih dengan nomor polisi KT 6579 GG," jelasnya.

Setelah dikembangkan, tim mendapatkan identitas pemilik kendaraan tersebut. Selanjutnya tim melakukan interogasi terhadap pemilik motor yang bernama Indra. Dari hasil interogasi, Indra mengaku jika motor tersebut sempat dipinjam, namun ia tidak mengetahui nama orang yang meminjam kendaraannya tersebut.

"Tapi untuk ciri-ciri, mengarah ke pelaku pencabulan tersebut sama, yakni bergigi ompong di bagian depan, bila berjalan pincang, memiliki tanda lahir di sebelah tangan kanan," bebernya.

Setelah dilakukan pengembangan kembali dari informasi tersebut, akhirnya pelaku bisa diamankan di Jalan Durian III dengan barang bukti 1 sepeda motor merk Honda Scoopy warna hitam putih dengan Nomor Polisi KT 6579 GG, 1 helm merk GM warna hitam, 1 buah kaos lengan panjang, dan 1 buah celana jeans warna biru.

"Saat ini pelaku masih dalam pemeriksaan penyidik untuk mengetahui siapa saja korban dari pelaku ini," jelasnya.

Handoko juga berharap masyarakat bisa melaporkan jika memang menjadi korban pencabulan atau sodomi pelaku. Jangan karena takut sehingga tidak melaporkan jika memang pernah mengalami hal ini.

"Saat ini pelaku mengakunya 1 ini saja, tapi diduga masih ada korban lainnya dan kami harap korban-korbannya bisa melaporkan jika mengalami tindakan itu," pungkasnya.(bnc)

Wartawan: Dedy Warseto/Editor: R. Amelia