Terjaring OTT, Oknum Pegawai BPN Diamankan Tim Saber Pungli

 

TANJUNG REDEB – Dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT), Tim Saber Pungli kembali mengamankan dua oknum pegawai PTT dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Berau berinisial Y dan I, Senin (27/02/2017) sekitar pukul 10.30 Wita lalu.

Pelaku diamankan setelah melakukan penjualan blanko persyaratan pengurusan sertifikat sebesar Rp60.000 yang tidak memiliki dasar aturan. Selain pelaku, tim Saber pungli juga mengamankan barang bukti uang sebanyak Rp5.209.000 dan beberapa catatan administrasi.

Ketua Tim Saber Pungli yang juga menjabat sebagai Waka Polres Berau, Kompol Rio Cahyowidi mengatakan, pengungkapan ini berdasarkan keresahan masyarakat Kabupaten Berau terkait tarif yang ada di BPN. Sehingga tim melakukan penyelidikan atas dugaan-dugaan dari laporan yang masuk.

"Ada keluhan dari beberapa warga dan dilakukan tindakan. Senin (27/02/2017) siang kemarin dilakukan pengamanan terhadap oknum tersebut," ungkapnya kepada beraunews.com, Rabu (01/03/2017).

Dikatakannya, jika oknum pengawas BPN yang diamankan tersebut diduga menaikkan tarif atau angka yang sudah ditentukan dalam Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) dengan tujuan untuk kepentingan pribadi, bukan negara.

Terhadap kasus ini, pihaknya juga masih menunggu hasil pemeriksaan tim penyidik apakah terbukti atau tidak. Namun, yang jelas saat ini sudah mulai terlihat jika memenuhi unsur.

"Ini juga ditangani oleh Reskrim, dan sementara kasat Reskrim masih di luar Berau, saya menunggu beliau untuk koordinasi perkembangannya," katanya.

Sementara itu, Rio meminta agar masyarakat melaporkan jika memang ada dugaan pungli yang terjadi, baik di tubuh Polri sendiri maupun instansi pemerintahan agar bisa segera ditindaklanjuti oleh tim.

"Yang jelas terkait PNBP sendiri sudah diatur. Kalau menyimpang dari itu berarti menyalahi aturan dan saya harap masyarakat melaporkan jika ada yang seperti itu, bahkan ditubuh Polri sekalipun," pungkasnya.(bnc)

Wartawan: Dedy Warseto/Editor: R. Amelia