Ngukur Lahan Warga Tengah Malam, Oknum Pengacara Digelandang ke Polsek

 

TANJUNG REDEB – Mengaku sebagai pengacara, seorang pria berinisial MO (48) warga Kecamatan Sambaliung nyaris menjadi bulan-bulanan warga Bujangga, karena mengukur lahan warga di RT 6, sekitar pukul 23.00 Wita, Selasa (07/02/2017) malam tadi. Diketahui, MO tak sendiri, tetapi dibantu oleh rekannya.

Menurut keterangan warga, Munawir, saat kejadian ia sedang membereskan rumah karena akan tidur. Terlihat di luar rumah ada seseorang yang sedang menarik sejenis tali. Karena curiga ia mendatangi orang tersebut dan bertanya apa yang sedang ia lakukan.

"Setelah saya datangi dan saya lihat alatnya ternyata meteran. Saya tanya, sedang apa bos? Dia bilang dari proyek mau mengukur jalanan, dan disuruh dengan temannya yang satunya," ungkapnya kepada beraunews.com.

Setelah ia mendatangi keduanya, salah seorang mengaku bahwa dia merupakan pengacara, dan saat itu pun ia berpikir jika pengacara seharusnya mengetahui tata cara melakukan pengukuran lahan maupun prosedur lainnya.

"Setelah itu, saya ambil meteran itu dan warga sekitar mulai berdatangan dan mempertanyakan apa yang mereka lakukan di situ," bebernya.

Munawir juga tidak tahu apakah lahan yang ia tempati tersebut bersengketa atau tidak, pasalnya hingga saat ini ia bersama warga lain memiliki sertifikat yang sudah berumur puluhan tahun. Selain itu tidak ada perkara gugatan dan pelaku pengukuran juga tidak membawa dasar apapun untuk mengukur lahan.

"Saya tahan beberapa warga yang emosi dan segera kami laporkan ke kepolisian. Sekitar pukul 00.30 Wita, pihak kepolisian datang ke lokasi dan membawa mereka," bebernya.

 

Terpisah, Kapolsek Tanjung Redeb, AKP Surya Irianto mengatakan, jika saat ini pihak kepolisian sedang melakukan mediasi antara kedua belah pihak. Polisi juga meminta agar oknum yang mengaku sebagai pengacara untuk menunjukkan surat kuasa jika memang mereka mengukur lahan terkait sengketa.

"Masih kami tangani, dan saat ini kami juga meminta oknum yang mengaku sebagai pengacara, untuk menunjukkan surat kuasa jika memang mereka ada yang menugaskan," pungkasnya.(bnc)

Wartawan: Dedy Warseto/Editor: R. Amelia