Tersangka Kasus Akbar Mandiri Mulai “Bernyanyi”

 

TANJUNG REDEB – Ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penyalahgunaan dana plasma Koperasi Akbar Mandiri Kecamatan Talisayan, tiga tersangka, AW, AT, dan TW mulai angkat bicara terkait bobroknya administrasi koperasi tersebut. Bukan hanya itu, mereka juga melaporkan beberapa pengurus koperasi sebelumnya.

AW mengatakan, pihaknya melapor ke Mapolres Berau karena beberapa permasalahan yang juga terjadi di kepengurusan yang lama. Seperti halnya bertambahnya jumlah anggota koperasi maupun beberapa orang yang menerima dana bagi hasil kebun plasma, tapi sebenarnya tidak memiliki lahan.

"Kami sudah melaporkan juga kepengurusan yang lama, maupun orang-orang yang ikut serta dalam kasus ini," ungkapnya kepada beraunews.com, Selasa (07/02/2017).

BACA JUGA : Tersangka Kasus Penipuan Jual Beli Lahan Tidak Bebas, Tapi...

AW menambahkan, beberapa pemilik lahan beberapa tahun terakhir datang ke pengurus koperasi untuk meminta dana bagi hasil. Sementara, di data tidak ada namun lahan mereka ternyata ada. Dan beberapa permasalahan lahan yang tumpang tindih juga menjadi obyek pelaporan pihak mereka.

"Kami juga heran, kami bayar anggota yang terdaftar di urusan koperasi. Tapi tak lama ada juga yang datang meminta bagi hasil, yang ternyata pemilik lahan yang asli. Namun tidak mau kami tambahkan ke dalam anggota, dan itu yang membuat jumlah anggota menggembung," tambahnya.

BACA JUGA : Oknum Pol PP Terjerat Hukum, Plt Camat Talisayan Minta Petunjuk BKD

Data yang ada dengan kami saat ini adalah data dari kepengurusan yang lama. Jadi kami juga melaporkan kepengurusan yang lama, karena adanya data-data fiktif pada lahan plasma dan anggota-anggota yang ternyata tak memiliki lahan, tapi mendapat dana bagi hasil lahan.

"Yang jelas kami sudah melaporkan, dan kami akan menunggu panggilan kembali untuk melengkapi keterangan jika diperlukan," jelasnya.

BACA JUGA : Tersangkut Kasus Jual Beli Lahan, Oknum Pol PP Kecamatan Mendekam Di Jeruji Besi

Terpisah, Kapolres Berau, AKBP Handoko melalui Kasat Reskrim AKP Damus Asa, menambahkan jika saat ini pihak kepolisian sudah menerima laporan tersebut. Namun, belum melakukan pemeriksaan terhadap terlapor dan akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi terlebih dahulu.

"Sudah kami terima, tapi kami masih periksa saksi-saksi dulu setelah itu selesai baru akan mengklarifikasi dan memeriksa terlapor," pungkasnya.(bnc)

Wartawan: Dedy Warseto/Editor: R. Amelia