Tak Diambil Pemiliknya, Ratusan Kendaran Hasil Razia Numpuk

 

TANJUNG REDEB – Hingga saat ini, sudah ada ratusan kendaraan roda dua yang disita Satlantas Polres Berau, saat melakukan giat pemeriksaan surat-surat kendaraan. Namun sayang, ratusan kendaraan tersebut tampak mulai rusak dan berkarat akibat tidak diambil oleh pemiliknya.

Kapolres Berau, AKBP Handoko melalui Kasat Lantas, AKP Wisnu Dian Ristanto mengatakan, jika sebagian besar kendaraan bermotor itu sudah disita cukup lama, baik dalam hitungan bulan maupun tahunan.

"Sudah lama sekali itu, ada yang berbulan-bulan bahkan ada yang sampai 2 tahun tidak diambil," ungkapnya kepada beraunews.com, Selasa (31/01/2017).

Wisnu menjelaskan, sebagian besar kendaraan yang ada saat ini sudah selesai disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Redeb. Entah kendala apa, sehingga para pemilik belum juga mengambil di Mapolres Berau.

Ditambahkannya, untuk pengambilan kendaraan ini tidak dipungut biaya. Kecuali, ada kendaraan yang ditetapkan biaya, baik dari pengadilan maupun berdasarkan Undang-Undang lalu lintas yang belum dibayarkan.

"Tidak bayar kok kalau mau mengambil motornya itu, kecuali dia belum bayar tilang yang sudah ditetapkan undang-undang, ya wajib dibayar terlebih dahulu tilangnya itu, baru kemudian kendaraan bisa diambil," bebernya.

Wisnu menambahkan jika pihaknya akan membantu masyarakat yang akan mengambil kendaraannya. Masyarakat atau pemilik motor diminta untuk membawa Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) maupun BPKB.

 

"Tak sedikit juga yang kondisinya masih layak digunakan, dan bernilai jual cukup tinggi. Kan sayang kalau tidak diambil," tegasnya.

Wisnu menduga, minimnya informasi kepada masyarakat menjadi salah satu faktor banyak pemilik kendaraan yang belum mengambil kendaraannya, meski sudah disidangkan.

Beberapa upaya juga sudah dilakukan oleh Satlantas Polres Berau, baik menghubungi pemilik kendaraan melalui telepon maupun menyuratinya. Namun, kendala lainnya adalah tak sedikit pula pemilik kendaraan yang sudah berpindah domisili.

"Upaya menghubungi pemilik kendaraan juga sudah kami lakukan, tapi kendalanya mereka banyak yang sudah pindah tempat tinggal," pungkasnya.(bnc)

Wartawan: Dedy Warseto/Editor: R. Amelia