Polisi Masih Kembangkan Kasus Coretan PKI di Spanduk

 

TANJUNG REDEB – Masih ingat dengan tindakan provokatif yang menghina negara lewat sebuah spanduk ucapan selamat HUT Berau dan Tanjung Redeb yang bergambarkan foto Bupati dan Wakil Bupati Berau, bertuliskan Partai Komunis Indonesia (PKI). Kini sudah 4 bulan kejadian tersebut, lalu sejauh mana perkembangannya? 

Minimnya alat bukti dan informasi membuat polisi sulit melakukan penyelidikan terkait kasus pencoretan sejumlah sepanduk bertulisan PKI yang diduga berarti Partai Komunis Indonesia.

Beberapa keterangan sudah mulai dikumpulkan oleh polisi namun hingga ini belum membuahkan hasil. Polisi pun sudah mengecek melalui CCTV dan hanya mengetahui kendaraan yang diduga digunakan pelaku untuk melancarkan aksinya.

Kapolres Berau, AKBP Handoko mengatakan pihaknya dan anggota Polres Berau masih mengumpulkan sejumlah informasi. Minimnya informasi menjadi kendala lambatnya penyelidikan yang dilakukan polisi saat ini.

"Masih kami kembangkan, sulit sekali karena minim alat bukti dan informasi dilapangan. Beberapa waktu lalu kami sempat mengecek melalui CCTV tapi itu juga tidak jelas gambarnya karena posisi agak jauh," ungkapnya saat dikonfirmasi beraunews.com, Minggu (29/01/2017).

BACA JUGASoal Spanduk Bertuliskan PKI, 1 Orang Diperiksa Polisi    

Dikatakannya, dari hasil rekaman CCTV ada terlihat sosok orang yang menggunakan mobil diduga melakukan pencoretan sepanduk di Jalan Gatot Subroto atau depan kolam Kakaban Aqutic. Namun, cuaca hujan mengakibatkan orang tersebut sulit dikenali.

"Intinya kami juga masih kumpulkan beberapa informasi. Sulitnya saat ini, karena kejadian jelas dilakukan dini hari membuat ciri-ciri pelaku tak dikenali," bebernya.

Sejumlah barang bukti seperti spanduk milik Pemda, Polres dan Kodim sudah diamankan di Mapolres Berau. Jika memang ada hal serupa kembali terjadi pihaknya akan melakukan tindakan serupa dan beberapa anggota polisi juga giat melakukan antisipasi hal serupa.

BACA JUGA : Cari Dan Tangkap Pelaku Pencoretan Spanduk Bertulisan PKI

"Langkah antisipasi hal serupa jelas kami lakukan. Baik di dalam kota, maupun diperkampungan," pungkasnya.(bnc)

Wartawan: Dedy Warseto/Editor: R. Amelia