Cegah Segala Kemungkinan, Polres Berau Amankan Pulau Panjang Hingga Eksekusi

TANJUNG REDEB – Kapolres Berau, AKBP Handoko melalui Waka Polres Berau, Kompol Agus Siswanto memastikan daerah Jalan Pulau Panjang aman dari tindak kriminal pencurian yang mungkin dilakukan oleh oknum-oknum tak bertanggungjawab.

Agus mengatakan, belum sepenuhnya barang milik warga dipindahkan dari bangunan yang dihuni 35 Kepala Keluarga itu, sehingga pihaknya akan mengerahkan personel untuk melakukan pengamanan di malam hari guna menjaga keamanan barang milik warga.
 
"Untuk memastikan keamanan barang-barang warga Jalan Pulau Panjang ini, kita akan kerahkan personel, baik berjaga maupun patroli mengantri lalu lintas persimpangan jalan masuk Gang Pulau Panjang," ungkapnya kepada beraunews.com kemarin (27/5/2016).
 
Dikatakannya, untuk saat ini pihaknya masih mengerahkan personel guna membantu warga memindahkan barang. Selain itu, pihaknya meminta agar warga serta para pekerja lainnya untuk selalu menjaga keamanan saat melakukan pembongkaran.
 
"Kalau mobil dan pekerja disiapkan oleh penggugat (Kumala Jaya-red), kalau kami meminta warga dan pekerja lebih hati-hati saat bekerja karena masih ada beberapa kabel listrik yang aktif," tambahnya.
 
Agus menambahkan, diperkirakan pengamanan tetap dilakukan hingga tanggal 30 Mei mendatang atau hingga hari eksekusi dilakukan. Saat ini, tampak warga sudah menerima hasil keputusan Mahkamah Agung (MA) dan diperkirakan eksekusi berjalan dengan aman.
 
"Kalau pengamanannya kita lakukan sampai waktu pelaksana eksekusi dan kita perkirakan bisa berjalan aman. Namun, kita tetap mempersiapkan personel dengan jumlah besar guna mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi," ucapnya.
 
Dengan masih berlangsungnya aktifitas pembongkaran di Jalan Pulau Panjang ini, pihaknya meminta agar masyarakat bisa lebih berhati-hati saat melintas guna menjaga situasi yang aman dan kondusif.
 
"Kita minta warga khususnya pengguna jalan bisa lebih berhati-hati saat melintas di Jalan Pulau Panjang, karena masih banyak aktifitas kendaraan besar yang mengangkut barang milik warga," pungkasnya.(dws)