Tak Dikasih Uang, 7 Pengamen Pukuli Remaja 13 Tahun

 

TANJUNG REDEB – Seorang remaja bernama Abbas (13) menjadi korban pengeroyokan 7 pemuda bernama Muslimin, Anto, Haerul, Jupri, Hermin, dan Imam di Jalan Pulau Semama, sekitar pukul 19.40 Wita dan di Jalan Pulau Derawan, sekitar pukul 20.30 Wita, Kamis malam (26/01/2017) kemarin.

Kapolres Berau, AKBP Handoko melalui Kasat Reskrim Polres Berau, AKP Damus Asa mengatakan, kejadian bermula saat para pelaku mengamen di depan Hotel Bumi Segah dan meminta uang kepada korban. Namun, karena korban tak memberi lantaran tak memiliki uang, seorang pelaku memukul korban dan diikuti dengan para pelaku lain.

"Mereka ngamen, tapi karena korban tidak memberi uang, makanya para pelaku memukul korban," ungkapnya kepada beraunews.com, Jumat (27/01/2017).

Dikatakannya, tak hanya melakukan pemukulan. Para pelaku juga mengambil jam tangan korban dan sempat berkata kepada korban agar tidak melaporkan hal tersebut ke teman-temannya dan juga pihak kepolisian. Jika korban melaporkan, maka para pelaku mengancam akan membunuh korban.

"Jam tangannya diambil dan mereka bilang, ‘Awas memang kalau kau lapor temanmu atau sama polisi, ku dapat ku bunuh kau’ sambil bergegas pergi," jelasnya.

Karena jam tangannya diambil, korban kemudian meminta bantuan temannya untuk mencari para pelaku. Korban kembali bertemu pelaku di Jalan Pulau Derawan dan datang untuk meminta kembali jam tangannya. Namun, saat itu para pelaku malah kembali memukuli korban.

"Sekitar pukul 20.30 Wita, korban kembali bertemu dengan pelaku. Tapi jam tangannya tidak dikembalikan, malah korban dipukul lagi oleh para pelaku," tuturnya.

Perkelahian korban dengan para pelaku langsung dilerai oleh warga sekitar. Para pelaku kemudian diamankan, namun ada beberapa orang yang sempat melarikan diri. Kini, 5 orang pelaku sudah diamankan polisi berkat kerjasama Reskrim dan Sabhara sementara 1 masih dalam pencarian (DPO).

"Kasusnya masih dalam penyelidikan dan para pelaku masih diperiksa. Sementara korban mengalami lebam dibagian wajah," pungkasnya.(bnc)

Wartawan: Dedy Warseto/Editor: R. Amelia