Ini Hasil Kajian Rekaman CCTV di Kos Neng Geulis

 

TANJUNG REDEB – Polisi masih melakukan kajian untuk mengungkap kematian Julia Candy Sukma (32) di kamar kosnya beberapa hari lalu. Dari hasil kajian rekaman CCTV, pihak kepolisian memastikan tidak ada orang yang masuk ke kamar Sukma sebelum kejadian.

Kapolres Berau, AKBP Handoko melalui Kasat Reskrim, AKP Damus Asa mengatakan, pihaknya sudah melakukan pengecekan CCTV di kos korban dan meminta keterangan baru kepada teman-teman dekatnya. Namun dari hasil kajian tidak terlihat seorangpun yang masuk ke kamarnya, selain saksi mata Nugrahi Mawan.

"Sudah kami lakukan pengecekan, tapi memang tidak ada yang masuk ke kamarnya," ungkapnya kepada beraunews.com, Senin (23/01/2017).

BACA JUGA : Misteri Kematian Neng Geulis Mulai Terungkap

Dikatakannya, dari hasil rekaman CCTV, Sukma sempat terlihat sekitar pukul 09.00 Wita, Jumat lalu saat ingin membuang sampah. Setelah masuk ke dalam kamarnya kembali, Sukma tidak pernah keluar dan tidak ada juga orang yang masuk kamarnya hingga ia ditemukan tewas.

Selain itu, polisi juga meminta keterangan teman Sukma yang terakhir bersamanya dan sempat menginap di kos Sukma. Dari hasil interogasi, rekan Sukma mengatakan, jika setahunya Sukma tidak memiliki masalah juga dengan orang lain.

"Kalau masalah dengan orang lain tidak ada, karena kami sudah periksa juga temannya yang sehari sebelumnya nginap di kos korban," jelasnya.

Saat ini pihak kepolisian masih menduga kematian Sukma dikarenakan overdosis. Kesimpulan tersebut diambil berdasarkan beberapa barang seperti obat-obatan dan juga sabu yang ditemukan di kamar Sukma.

"Dugaan saat ini overdosis, karena ditanya juga banyak obat yang ditemukan dan ada 2 keping obat yang sudah dikonsumsi," bebernya.

Polisi juga masih terus mengkaji kasus ini. Jenazah Sukma juga sudah dipulangkan ke kampung halamannya di Bandung, dan pihak keluarga setuju untuk tidak dilakukan otopsi.(bnc)

Wartawan: Dedy Warseto/Editor: R. Amelia