Tak Terdaftar, Ratusan Kendaraan Tak Bisa Urus Surat-Surat di Samsat

 

TANJUNG REDEB – Tak sedikit pemilik kendaraan yang dikeluarkan CV Semoga Jaya Abadi (SJA) yang merupakan main dealer (distributor utama) kendaraan Honda, hingga kini belum bisa mengurus Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) di Samsat Berau. Pasalnya, banyak kendaraan yang ternyata tidak terdaftar.

Kasat Lantas Polres Berau, AKP Wisnu Dian Ristanto mengatakan, memang tak sedikit pemilik kendaraan datang ke Samsat Berau untuk mempertanyakan BPKB, STNK maupun plat nomor kendaraan mereka. Namun setelah dilakukan pengecekan di sistem, kendaraan tersebut belum terdaftar secara sah.

Wisnu menjelaskan, seharusnya kendaraan yang dibeli oleh masyarakat langsung didaftarkan ke Samsat setelah faktur dan kelengkapan berkas sudah siap. Pihak CV atau dealer datang membayarkan pajak maupun biaya lainnya, untuk selanjutnya diproses dan dimasukkan ke data Samsat.

"Tidak ada data yang masuk ke kami. Seharusnya pihak dealer mendaftarkan ke kami setelah faktur kendaraan turun dari pusat, dan dilengkapi dengan identitas si pembeli," tambahnya.

Dengan adanya kondisi seperti ini, pihak Samsat mengimbau agar CV SJA, agar tidak memasukkan berkas terlebih dahulu, dan menunggu permasalahan beberapa kendaraan yang ada saat ini terselesaikan.

"Kalau yang saya tahu, ini sudah sejak bulan Oktober 2016 lalu. Kami meminta mereka agar tidak memasukkan berkas dulu sampai permasalahan mereka selesai," jelasnya.

Sementara itu, saat beraunews.com berusaha mengkonfirmasi CV SJA yang berada di Jalan Pulau Panjang, kantor atau dealer tersebut tidak buka. Selain itu, media ini juga berusaha mengkonfirmasi ke tempat lain di kawasan Kilometer 5, namun di sana pun tutup.

Informasi yang berhasil dihimpun beraunews.com, diduga CV SJA di Samarinda, tengah mengalami kondisi pailit, sehingga kondisi seperti ini harus dialami konsumen.(bnc)

Wartawan: Dedy Warseto/Editor: R. Amelia