Usai Beli Kopi, Pemuda Ditikam Temannya

TANJUNG REDEB – Seorang pemuda bernama Suardi, terpaksa harus diamankan pihak kepolisian setelah melakukan penikaman terhadap rekannya sendiri bernama Lukman, di Jalan Diponegoro, Gang Cendrawasih, sekitar pukul 16.40 Wita, Selasa (17/01/2017).

Menurut keterangan rekan korban yang juga saksi kejadian, Tullah menceritakan, sebelum ditikam oleh pelaku, korban sempat berjalan membeli kopi. Setelah balik dari beli kopi itulah, korban ditikam pelaku dan langsung melarikan diri.

"Awalnya dia baring-baring, setelah itu dia jalan beli kopi. Pulang beli kopi itu baru dia ditikam," ungkap Tullah kepada beraunews.com.

Saksi lain, Edy Akbar mengatakan, saat kejadian ia sedang berada di dalam. Ia mendengar suara jeritan dan keluar untuk melakukan pengecekan. Setelah melihat korban sudah tergeletak, Edy langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku.

"Saya langsung kejar pelakunya ke arah depan rumah. Karena tak ketemu, saya lari ke belakang rumah, dan di situ ada pelaku, ia lari ke semak-semak," kata dia.

Edy dan beberapa warga pun langsung berteriak meminta pelaku keluar. Beberapa kali diteriaki, pelaku tak mau keluar dari semak-semak, batu dan kayu dilemparkan secara bertubi-tubi hingga pelaku menyerah dan keluar dari persembunyiannya.

 

"Sudah kami amankan ke rumah, tapi dia kabur lagi ke arah Jalan Diponegoro," tambahnya.

Pelaku yang kabur ke Jalan Diponegoro melihat ada polisi melintas, saat itulah pelaku langsung menyerahkan diri kepada polisi. Sementara itu, korban langsung dibawa ke rumah sakit menggunakan ambulan. Nahas, nasib berkata lain, dan korban tewas saat perjalanan menuju rumah sakit.

 

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Berau, AKP Damus Asa mengatakan, saat ini pelaku sudah diamankan di Mapolres Berau untuk dimintai keterangan terkait motif pembunuhannya. Pelaku juga sempat dibawa ke TKP untuk mencari barang bukti.

"Pelaku sudah diamankan dan dibawa untuk mencari barang bukti. Terkait motifnya, kami belum bisa sampaikan, karena pelaku belum diperiksa lebih lanjut," pungkasnya.(bnc)

Wartawan: Dedy Warseto/Editor: R. Amelia