Dua Budak Sabu Dibekuk, Salah Satunya Oknum PNS

TANJUNG REDEB – Polres Berau berhasil mengamankan dua pelaku yang diduga melanggar tindak pidana narkotika sekitar pukul 15.00 Wita, Selasa (10/01/2017) tadi. Dari dua orang pelaku, diketahui salah satunya berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS), berinisial AR.

Kapolres Berau, AKBP Handoko membenarkan jika jajaran Polres Berau berhasil mengamankan dua orang pelaku di Jalan Manunggal, Kecamatan Tanjung Redeb. Namun, saat ini pihaknya belum bisa berbicara lebih banyak karena tim masih melakukan pengembangan.

“Ya memang ada dua pelaku yang kami amankan, tapi laporan resminya belum saya terima, dan saat ini masih dikembangkan juga sama tim Reskoba,” ungkapnya saat ditemui beraunews.com.

Dikatakannya, dua pelaku tersebut memang merupakan target operasi (TO) Polres Berau terkait tindak pidana narkotika ini. Setelah beberapa kali dilakukan penyelidikan akhirnya berhasil diamankan.

“Memang target kita, tapi belum kami tetapkan sebagai tersangka, masih dilakukan pemeriksaan," tambahnya.

Meski berstatus PNS, pelaku tetap mendapatkan perlakuan sama dengan pelaku lainnya. Jika ada permintaan dari instansi tentang statusnya pelaku, maka akan disampaikan secara tertulis.

“Untuk identitas dan lain-lainnya, besok, Rabu (11/01/2017) disampaikan saat press release,” pungkasnya.

 

Terpisah, Wakil Bupati Berau, Agus Tantomo mengatakan jika pihaknya sudah mendapat informasi terkait adanya oknum PNS yang tersangkut kasus narkotika. Menanggapi hal tersebut, pihaknya sangat menyayangkan dan berencana akan melakukan tes urine kepada 200 pegawai yang belum mengikuti tes beberapa waktu lalu.

"Saya sudah cek, kalau ternyata yang bersangkutan memang belum mengikuti tes urine tahap 1," ungkapnya.

BACA JUGA : 10 Pegawai Positif Narkoba, 200 Mangkir

 

Terkait sanksi, Wabup belum bisa berbicara lebih jauh. Pihaknya juga menunggu perkembangan kasus tersebut. Namun, jelas akan ada sanksi jika yang bersangkutan tidak turun kerja.

"Kalau dia ditahan, otomatis tidak masuk kerja. Dan dengan demikian akan ada sanksi yang akan diberikan kepada oknum tersebut," pungkasnya.(bnc)

Wartawan: Dedy Warseto/Editor: R. Amelia