Ini Tanggapan Sekda Terkait Oknum Guru Diduga Cabul

 

TANJUNG REDEB – Sekretaris Daerah (Sekda) Jonie Marhansyah hingga kini belum menerima laporan resmi atas kasus dugaan pencabulan yang dilakukan oknum guru berstatus PNS di Kampung Kasai, Kecamatan Pulau Derawan beberapa hari lalu.

Jonie masih menunggu laporan dari dinas terkait maupun Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Berau. Jika memang yang bersangkutan terbukti bersalah, maka akan dilakukan pemeriksaan oleh tim.

"Nanti ada juga tim dari dinas terkait, BKD maupun inspektorat yang akan memeriksa dan menentukan langkah yang akan diambil," ungkapnya saat ditemui beraunews.com di ruang kerjanya, Selasa (10/01/2017).

BACA JUGA : Murid Kelas 2 SD Dicabuli Gurunya?

Dikatakannya, terkait langkah-langkah yang akan diambil, pihaknya masih menunggu laporan dari pihak kepolisian. Jika memang sudah ada laporan atau surat penetapan maupun penahanan terkait, maka akan segera mengambil langkah.

"Kalau dia sudah ditahan dan ada surat dari kepolisian, maka paling tidak gajinya akan dipotong dan hanya menerima 75 persen saja," tambahnya.

Penerimaan gaji 75 persen tersebut juga hanya akan diberikan hingga ada putusan dari pengadilan negeri. Jika yang bersangkutan dihukum berat, maka akan ada sanksi berupa pemecatan secara tidak hormat. Tapi jika hukuman yang diterima sedang atau ringan, maka tidak dipecat.

"Kalau dia diputus dengan hukuman berat hingga 2 tahun lebih kurungan penjara, maka dia akan dipecat secara tidak hormat," terangnya.

BACA JUGA : Polisi Kembangkan Kasus Cabul, P2TP2A Dampingi Korban

Hingga saat ini pihaknya juga masih menunggu laporan, baik dari dinas terkait maupun BKD. Jika memang sudah ada laporan atau surat resmi, akan segera ditindak lanjuti.(bnc)

Wartawan: Dedy Warseto/Editor: R. Amelia