Tersangka Kasus Penipuan Jual Beli Lahan Tidak Bebas, Tapi...

 

TANJUNG REDEB – Penahanan tersangka kasus penipuan jual beli lahan plasma, AW yang diamankan oleh pihak kepolisian beberapa bulan lalu, ditangguhkan. Penangguhan dilakukan lantaran berkas pelimpahan yang akan dikirim ke kejaksaan belum diterima.

"Kemarin kami sudah serahkan berkas, tapi jaksa yang menangani kasus ini masih ada urusan dan meminta ditangguhkan dulu," ungkap Kasat Reskrim Polres Berau, AKP Damus Asa melalui Kaur Bin Ops IPTU Suwarno, saat dikonfirmasi beraunews.com, Senin (09/01/2016).

BACA JUGATersangkut Kasus Jual Beli Lahan, Oknum Pol PP Kecamatan Mendekam Di Jeruji Besi  

Dikatakannya, meski dilakukan penangguhan atas kasus tersebut, namun tersangka yang diketahui sebagai PNS Pol PP Kecamatan Talisayan ini, harus wajib lapor kepada pihak kepolisian. Selain itu, dalam penangguhan ini juga ada yang menjamin jika pelaku tidak akan melarikan diri dan menghilangkan barang bukti.

"Dia tidak dibebaskan, penahanannya ditangguhkan dan wajib lapor dengan catatan, ada yang menjamin dan pelaku tidak menghilangkan barang bukti," tambahnya.

BACA JUGA : Oknum Pol PP Terjerat Hukum, Plt Camat Talisayan Minta Petunjuk BKD

Sebenarnya, pelimpahan berkas tahap dua atas kasus ini akan dilakukan pada tanggal 3 Januari 2017 lalu. Namun, saat ini pihak Polres juga masih menunggu informasi dari pihak kejaksaan. Jika memang sudah siap, maka pelimpahan berkas tahap dua akan segera dilakukan.

"Beberapa hari lalu itu berbenturan dengan natal dan tahun baru, jadi jaksanya meminta untuk merayakan natal dulu. Tapi kemungkinan dalam minggu ini akan dilimpahkan ke tahap dua," terangnya.

BACA JUGA : Proses Berlanjut, Tiga Tersangka Koperasi Akbar Mandiri Wajib Lapor

Bukan hanya itu, selain tersangka kasus penipuan jual beli lahan, AW diketahui juga menjadi tersangka kasus penyalahgunaan dana plasma Koperasi Akbar Mandiri. Kasus koperasi ini pun akan memasuki tahap dua.

"Kalau sesuai rencana, pelimpahan tahap dua kasus yang Koperasi Akbar Mandiri itu kemungkinan di bulan Januari Ini juga akan dilakukan," pungkasnya.(bnc)

Wartawan: Dedy Warseto/Editor: R. Amelia