Polisi Kembangkan Kasus Cabul, P2TP2A Dampingi Korban

 

PULAU DERAWAN – Kasus dugaan pencabulan yang dilakukan oknum guru, hingga saat ini masih dikembangkan oleh pihak kepolisian. Penanganan kasus ini juga diserahkan ke Polres dengan tetap berkoordinasi dengan Polsek Pulau Derawan, guna keamanan pelaku dan memaksimalkan pemeriksaan.

Kapolsek Pulau Derawan, AKP Nurbianto mengatakan, kasus ini masih dalam pengembangan oleh pihak kepolisian. Saat ini yang diduga sebagai pelaku, A (48) belum memberi keterangan secara maksimal, dan diduga masih ada beberapa keterangan yang belum disampaikan oleh terduga pelaku.

"Tadi malam sudah kami periksa si bapak itu, tapi dia belum memberi informasi sepenuhnya, mungkin masih ada rasa ketakutan. Sementara si anak juga tadi malam sudah kami geser ke Polres Berau," ungkapnya saat dikonfirmasi beraunews.com, Sabtu (07/01/2017).

BACA JUGA : Murid Kelas 2 SD Dicabuli Gurunya?

Dikatakannya, dalam penanganan kasus ini, si anak didampingi oleh Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A). Sementara si terduga pelaku masih akan dilakukan pemeriksaan, baik terkait kasus maupun psikologisnya.

"Kami perlu mengetahui juga psikologis si guru ini seperti apa dan historisnya dia. Masalahnya, lingkungan tempat bekerjanya ini selalu dekat dengan anak-anak. Apalagi kami khawatir ada korban lain," pungkasnya.

 

Terpisah, Ketua P2TP2A Lappau Baluum Berau, Fika Yuliana Tantomo mengatakan, jika pihaknya sudah berkoordinasi dengan tim P2TP2A dan siap membantu mendampingi si anak dalam menjalani proses hukum yang ada.

"Kami akan dampingi, karena mengingat anak sekecil ini rentan trauma. Dan saat ini tim sedang berkoordinasi untuk melakukan tindakan apa. Jika memang nanti si anak diperiksa, instansi saya akan coba ikut mendampingi bersama tim," pungkasnya.(bnc)

Wartawan: Dedy Warseto/Editor: R. Amelia