Murid Kelas 2 SD Dicabuli Gurunya?

 

PULAU DERAWAN - A (48), seorang guru Sekolah Dasar (SD) di Kampung Kasai, Kecamatan Pulau Derawan, terpaksa diamankan pihak kepolisian sekitar pukul 12.30 Wita, Jumat (06/01/2016). Guru tersebut diamankan lantaran diduga melakukan tindakan pencabulan kepada seorang bocah bernama Delima (bukan nama asli-red) kelas 2 SD, yang berusia 9 tahun.

Menurut Sekretaris Desa (Sekdes), Andi Rahman mengatakan, kejadian tersebut baru diketahui Ibu korban, Kamis (05/01/2017) sekitar pukul 07.00 Wita, ketika Delima menceritakan kepada Ibunya kalau ia mengalami kencing darah, dan ketika diperiksa Ibunya, memang terdapat darah di kemaluan korban. Saat itu, pihak keluarga langsung menanyakan kepada si anak ini.

"Tadi malam si anak ini merasa kesakitan saat kencing. Dan sempat dibawa ke bidan, katanya ada luka dalam di bagian vagina anak itu," ungkapnya saat dikonfirmasi beraunews.com.

Dikatakannya, dari pengakuan si anak, pada 20 Desember 2016 sekitar pukul 15.00 Wita, ia dibawa ke kebun milik sang guru yang terletak di Jalan Semanting Kilometer 1. Di lokasi tersebut, ia diminta untuk duduk di atas paha si guru, dengan iming-iming uang. Diduga saat itu lah si guru melakukan aksi cabulnya dengan cara memasukkan jarinya ke kemaluan korban.

"Umur gurunya itu sekitar 48 tahun, si anak diiming-imingi uang sebesar Rp2.000 dan yang kedua Rp10.000 katanya," tambahnya.

Lanjutnya, informasi terakhir yang diketahui ada dua orang anak yang sebaya dengan korban juga ikut dipanggil oleh pihak kepolisian. Pihaknya belum mengetahi apa penyebab keduanya dipanggil oleh pihak kepolisian.

“Ada dua temannya juga yang dipanggil oleh polisi, tapi tidak tahu untuk apa, mungkin diminta keterangan juga,” kata dia.

Saat ini pelaku sudah diamankan oleh pihak kepolisian, dan korban juga sudah diminta untuk melakukan visum, guna mengetahui apa yang terjadi pada si anak.

Terpisah, Kapolsek Pulau Derawan, AKP Nurbianto mengatakan, memang pihaknya mendapat laporan terkait adanya dugaan tindak pidana pencabulan. Namun, saat ini pihak kepolisian masih melakukan lidik.

"Kami belum bisa memastikan ini tindak pidana pencabulan, saat ini kasusnya masih kami lidik," terangnya.

Awalnya, pihak kepolisian mengamankan yang diduga pelaku ke Polsek Pulau Derawan, namun dengan pertimbangan keamanan, sang guru selaku terlapor kini diamankan ke Polres Berau. Kasus ini pun masih didalami oleh pihak kepolisian dengan mengumpulkan informasi.

"Kalau yang diduga sebagai pelaku memang sudah kami amankan, tapi saya belum bisa berbicara lebih jauh, yang jelas ini masih kami kembangkan," pungkasnya.(bnc)

Wartawan: Dedy Warseto/Editor: R. Amelia