Lagi, Jalan Rusak Sebabkan Kecelakaan

 

BATU PUTIH – Kecelakaan lalulintas kembali terjadi di wilayah Kecamatan Batu Putih, Jumat (06/01/2017) sekitar pukul 12.00 Wita. Kecelakaan kali ini terjadi di jalan poros Kampung Tembudan, tepatnya di wilayah RT 06. Kecelakaan melibatkan sebuah motor dengan nomor polisi KT 5079 WF, yang dikendarai oleh seorang warga yang berprofesi sebagai pencari burung. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, berdasarkan informasi warga, korban mengalami luka di bagian kepala.

Informasi yang dihimpun beraunews.com, sebenarnya kecelakaan tersebut bukan karena out of control atau kelalaian pengendara sepeda motor, melainkan diakibatkan sebuah mobil yang diduga mobil travel yang melaju melalui jalur pengendara sepeda motor untuk menghindari kerusakan jalan.

Pasalnya, sesaat sebelum kejadian, mobil tersebut melaju kencang dari arah Biduk-Biduk menuju Tanjung Redeb, dengan mengambil jalur korban yang melaju dari arah sebaliknya. Sadar akan terjadi benturan, korban pun langsung memutuskan keluar aspal, sehingga mengakibatkan kecelakaan.

"Kalau memang terjadi tabrakan, saya kira nasib pengemudi motor itu akan sangat fatal. Cuma yang kita sayangkan, kenapa pengemudi mobil itu tidak berhenti saat pengendara motor itu mengalami kecelakaan," ungkap Baru salah seorang saksi.

 

Melihat insiden tersebut, Baru berinisiatif melaporkan peristiwa tersebut ke aparat kepolisian setempat. Sementara korban langsung dibawa warga ke Puskesmas Batu Putih untuk mendapatkan perawatan.

"Ia tadi langsung dibawa ke Batu Putih, soalnya luka di kepalanya kelihatannya cukup parah," bebernya.

BACA JUGA : Laka Lantas Akibat Jalan Rusak, Korban Bisa Gugat Pemerintah

Disamping itu, dirinya juga berharap agar jalan rusak yang rawan kecelakaan dapat segera ditangani, agar kecelakaan serupa tidak kembali terjadi.

"Dulu ada juga dua warga Tembudan kecelakaan, sebabnya sama juga, gara-gara menghindari jalan rusak. Apalagi di sepanjang poros jalan ini, cukup banyak jalan berlubang. Cepat diperbaiki lah, kasian jika ada korban lagi," pungkasnya.(bnc)

Wartawan: Hendra Irawan/Editor: R. Amelia