Polisi Masih Selidiki Jatuhnya Pemanjat Sarang Burung PT Wallesta

 

SAMBALIUNG – Hingga saat ini Polsek Sambaliung masih melakukan penyelidikan terkait kasus jatuhnya Hakim, pemanjat sarang burung di salah satu gua di Kampung Inaran, Kecamatan Sambaliung. Polisi masih mengumpulkan beberapa informasi dari rekan-rekan korban.

Kapolsek Sambaliung, Iptu Apri Sakundi mengatakan, jika saat ini kasus jatuhnya pemanjat sarang burung tersebut masih murni kecelakaan kerja. Tali yang digunakan pelaku saat memanjat tersebut memang sudah lama terpasang di lokasi sarang burung dan saat mereka datang langsung melakukan pemanjatan.

“Keterangan sementara yang kami dapat, mereka itu masuk ke gua pada hari Selasa (20/12/2016) lalu dan sempat kerja selama 3 hari dan berhasil memetik sebanyak 3 karung setengah sarang,” ungkapnya saat ditemui beraunews.com dikantornya, Rabu (28/12/2016).

BACA JUGA : Tali Putus, Seorang Pekerja Sarang Burung Walet Nyaris Temui Ajal

Dikatakannya, gua yang mereka panjat merupakan gua yang dikelola oleh PT Wallesta. Pihak kepolisian juga rencanannya akan melakukan pemeriksaan terhadap pengelola untuk tindak lanjut kasus ini.

“Nanti akan berjalan, kita periksa satu per satu, tapi saat ini belum. Jelasnya tim tetap melakukan penyelidiakan terkait penyebab putusnya tali yang digunakan korban,” bebernya.

Selain itu, saat kejadian memang para pekerja tengah beristirahat untuk makan, namun korban belum turun dan rekan-rekannya juga membantu mengantarkan makanan ke atas melalui tali, agar korban makan terlebih dahulu.

“Informasinya, posisi saat itu yang lain lagi istirahat. Karena dia tidak turun, dia diantarkan makanan menggunakan tali ke atas dan tidak lama kemudian terdengar suara jatuh dan ternyata si korban,” tambahnya.

Sementara ini, polisi belum menemukan indikasi lain terkait kasus ini. Beberapa rekan kerjanya juga merupakan saudara kandung korban yang sudah lama bekerja bersama korban.

“Saat ini murni kecelakaan kerja, kami masih dalami kasusnya dan lakukan penyelidikan,” pungkasnya.

Sementara itu, sekitar pukul 10.00 Wita pagi tadi, wartawan beraunews.com berusaha melakukan konfirmasi ke PT Wallesta. Namun, menurut Satpam, para pimpinan sedang pergi ke bandara, dan pernyataan dari PT Wallesta akan dimuat dalam berita selanjutnya.(Dedy Warseto)