2016, 32 Orang Tewas di Aspal

 

TANJUNG REDEB – Kecelakaan lalu lintas yang ditangani Polres Berau mengalami penurunan dari tahun 2015 ke 2016. Pada tahun 2015, terjadi 48 kecelakaan lalu lintas, sedangkan di tahun 2016 sendiri terjadi 33 laka lantas. Meski demikian, jumlah korban jiwa mengalami peningkatan.

Kapolres Berau, AKBP Handoko melalui Kasat Lantas Polres Berau, AKP Wisnu Dian Ristanto mengatakan, dari laka yang terjadi pada tahun 2015 dan 2016, untuk yang mengalami kecelakaan hingga meninggal dunia mengalami peningkatan, tahun 2015 hanya 29 korban jiwa, namun tahun 2016 ada 32 korban jiwa.

"Kalau kejadiannya bisa dikatakan menurun dari tahun lalu, tapi untuk korban jiwa naik sedikit dan terakhir pada bulan Desember ini ada 2 laka di Kecamatan Segah dan di Jalan Sultan Agung," ungkapnya kepada beraunews.com, Selasa (27/12/2016).

Dikatakannya, selain meningkatkan korban jiwa, ada juga beberapa kerugian yang dialami oleh para korban seperti kerugian materil. Untuk kerugian materil sendiri terjadian penurunan, tahun 2015 lalu total kerugian yang tercatat dalam 1 tahun sebanyak Rp165,5 juta, sedangkan tahun 2016 sebanyak Rp120,5 juta.

"Data pada tahun 2016 sendiri baru tercatat dari Januari hingga Oktober, untuk dua bulan terakhir masih dalam proses perhitungan," tambahnya.

Wisnu menambahkan, laka lantas yang terjadi kebanyakan tak mutlak murni kelalaian pengendara, namun juga ada yang karena faktor cuaca dan kondisi jalan. Hal itu juga menjadi salah satu faktor yang menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

"Kita imbau para pengendara berhati-hati saat berkendara dan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan normal dan siap. Selain itu juga kelengkapan berkendara selalu dibawa saat berkendara," pungkasnya.(Dedy Warseto)