Tak Ada Biaya Pulang Kampung, Alasan YM Curi Motor di Kompek Kantor Bupati

 

TANJUNG REDEB – Hingga saat ini Polres Berau terus mendalami kasus pencurian kendaraan bermotor jenis Yamaha Mio GT yang dilakukan YM (48), warga Jalan APT Pranoto di halaman parkir Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Berau, Selasa (20/12/2016) kemarin.

Kasat Reskrim Polres Berau, AKP Damus Asa melalui Kaur Bin Ops, Iptu Suwarno mengatakan, jika penyidik Polres Berau masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku, untuk mengetahui motif pelaku melakukan aksinya.

"Masih kita dalami kasusnya, dan pelaku masih diperiksa oleh penyidik," ungkapnya kepada beraunews.com, Rabu (21/12/2016).

Diceritakannya, pelaku yang bekerja sebagai pelukis ini berhasil diringkus tak jauh dari lokasi ia melakukan aksinya. Dengan bekerjasama dengan Security penjagaan Kantor Bupati Berau dan Satpol PP disekitar lokasi tersebut, pelaku berhasil diamankan bersama barang buktinya.

"Kemarin kita koordinasi dengan petugas Satpol PP dan juga penjagaan Kantor Bupati, tak lama pelaku bisa diamankan bersama barang buktinya," katanya.

BACA JUGA : Curi Motor di Kompek Kantor Bupati, Pria Pengangguran Dibekuk Polisi

Dari informasi sementara, pelaku yang merupakan lulusan Diploma III Jurusan Kesenian ini mengaku mencuri untuk modal pulang kampung. Rencana motor hasil curian tersebut akan dijual atau digadaikan.

"Katanya mau dijual atau digadai dan uangnya buat dia pulang kampung," bebernya.

Akibat perbuatannya, pelaku terpaksa mendekam dibalik jeruji besi Mapolres Berau. Pelaku diancam dengan Pasal 362 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman hukuman 5 tahun kurungan penjara.(Dedy Warseto)