Polisi Pastikan Ijazah Kepala kampung Suka Murya Palsu

 

TANJUNG REDEB – Hingga saat ini, Polisi terus melakukan pengembangan terkait kasus ijazah palsu yang menjerat Kepala Kampung Suka Murya, Kecamatan Talisayan. Saat ini, sudah dua tersangka yang ditetapkan oleh pihak kepolisian, yakni oknum mantan pengawal Dinas Pendidikan (Disdik) Berau, Yuliansyah selaku si pembuat dan Kepala Kampung Suka Murya, Kecamatan Talisayan, Ferdy selaku pengguna ijazah tersebut.

BACA JUGA : Kepala Kampung Suka Murya Ditetapkan Sebagai Tersangka

Kapolres Berau, AKBP Handoko mengatakan, saat ini pihak kepolisian terus mengembangkan kasus ijazah palsu. Khawatir masih ada produk lain yang dibuat oleh pelaku, dan jika hasil pengembangan dapat membuktikan adanya keterlibatakan yang lain, jelas akan diproses hukum.

“Kasus tetap di Polsek yang tangani, pengembangan terus dilakukan khawatir ada oknum lain yang terlibat, dan jika itu benar maka akan kita proses sesuai undang-undang yang berlaku,” ungkapnya kepada beraunews.com, Selasa (20/12/2016).

BACA JUGA : Kasus Ijazah Palsu, Polisi Juga Tetapkan Mantan Pegawai Disdik Sebagai Tersangka

Dikatakannya, pihaknya tidak meminta atau menuntut pihak polsek untuk mempercepat proses kasus tersebut. Namun, pihaknya meminta polisi profesional dalam menangani setiap kasus.

“Biar saja prosesnya berjalan sesuai prosedur. Intinya saya minta petugas harus profesional dalam menangani kasus ini,” tambahnya.

BACA JUGA : Kadisdik Berau Tanggapi Masalah Kasus Ijazah Palsu

Terkait ijazah yang menjerat kedua pelaku, kepolisian pun sudah melakukan uji lab terkait keasliannya. Dalam hasil pengujiannya sendiri, dipastikan ijazah tersebut palsu.

“Itu sudah diuji juga untuk mengetahui secara identik, dan hasilnya memang ijazah tersebut palsu. Sehingga kita terus kembangkan kasus ini,” pungkasnya.(Dedy Warseto)