Kepala Kampung Suka Murya Ditetapkan Sebagai Tersangka

 

TALISAYAN – Polsek Talisayan menetapkan Kepala Kampung Suka Murya, Kecamatan Talisayan, Ferdy sebagai tersangka terkait ijazah palsu yang ia gunakan saat mencalonkan diri sebagai Kepala Kampung Suka Murya beberapa bulan lalu.

Kapolsek Talisayan, Iptu Faisal Hamid mengatakan, jika pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa orang dan saat ini menetapkan si pengguna ijazah palsu tersebut sebagai tersangka. Namun, kasus ini masih terus dikembangkan oleh pihak kepolisian.

“Kasusnya masih kita tangani dan saat ini sudah satu orang kita tetapkan sebagai tersangka, yaitu si pengguna ijazah tersebut,” ungkapnya kepada beraunews.com, Sabtu (17/12/2016).

Dikatakannya, pihaknya juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap petugas di Dinas Pendidikan Berau selaku dinas yang mengeluarkan produk tersebut. Pasalnya, pihaknya menduga ada keterlibatan pihak lain terkait keluarnya ijazah tersebut.

“Kami masih periksa juga, sementara Dinas Pendidikan juga kita masih kembangkan,” tambahnya.

Diketahui sebelumnya, Ferdy dilaporkan oleh warga Kampung Suka Murya terkait dugaan ijazah miliknya palsu saat mengikuti pemilihan Kepala Kampung Suka Murya. Beberapa warga sempat mendatangi Dinas Pendidikan untuk mengecek nomor ijazah milik Ferdy.

Tak hanya itu, pihak Polsek yang saat itu di pimpin AKP Ricky Ricaredo Sibarani juga sempat memanggil panitia pemilihan kepala kampung untuk diminta keterangan terkait lolosnya berkas saat verifikasi. Namun, saat itu beberapa kali dipanggil pihak panitia, belum memenuhi panggilan.

Saat ini, pihak polsek masih terus melalukan pengembangan terkait kasus ini, dan diduga akan ada penetapan tersangka lainnya.(Dedy Warseto)