Dua Orang Ditemukan Tak Bernyawa

 

TANJUNG REDEB – Seorang wanita bernama Ria Wahyuningsih (39), warga Jalan Raja Alam, Kelurahan Rinding, Kecamatan Teluk Bayur ditemukan tak bernyawa di sebuah Home Stay Agusty di Jalan Manunggal, Tanjung Redeb, sekitar pukul 05.30 Wita, Jumat (16/12/2019) pagi tadi.

Kasat Reskrim Polres Berau, AKP Damus Asa melalui Kaur Bin Ops, Iptu Suwarno mengatakan, Ria pertama kali ditemukan oleh rekannya, Mariani sekitar pukul 05.30 Wita. Mariani melihat korban tergeletak di pinggir jalan didekat pintu masuk home stay Agusty, selanjunya Mariani berteriak minta tolong.

“Kemudian teman yang lain, Ratna dan Fatmi membukakan pintu, karena kaget melihat kondisi korban, keduanya langsung membantu mengangkat korban ke dalam salah sata kamar home stay bersama dua orang tamu home stay lain,” ungkapnya kepada beraunews.com.

Seteleh berusaha menyadarkan korban dan tak membuahkan hasil. Korban langsung dibawa ke RSUD dr. Abdul Rivai untuk diberi pertolongan. Namun, korban ternyata sudah meninggal dunia.

“Korban langsung dibawa ke rumah sakit oleh rekan-rekannya,” tambahnya.

Terpisah, Mariani mengatakan, jika pada malam hari sebelum korban meninggal dunia, Ria memang sempat mengeluhkan sakit. Namun, pihaknya tidak tahu apa penyakit yang dialami korban, dan saat pagi hendak melihat korban, ternyata sudah tergeletak di depan pintu home stay.

“Memang sempat mengeluh sakit, tapi kami tidak tahu juga sakit apa yang dia alami,” bebernya.

 

Dilain tempat, seorang pria bernama Nurwandi juga tewas setelah jatuh dari kursi dekat kemudi kapal di sekitar Muara Pantai, Kamis (15/12/2016) sekitar pukul 20.20 Wita. Korban langsung dibawa ke rumah sakit oleh rekannya menggunakan speedboat.

“Ada juga laporan sebelumnya, bahwa ada orang yang terjatuh dari kursi kapal dan meninggal dunia, dan sudah dibawa ke RSUD Abdul Rivai,” ungkap Kasat Reskrim Polres Berau, AKP Damus Asa.

Kejadian bermula sekitar pukul 20.00 Wita, koban duduk santai didekat kemudi kapal sambil menelpon. Tak lama, koban terjatuh dan didatangi oleh kapten kapal. Saat berupaya membangunkan korban, tak ada respon, selanjutnya korban dibawa ke RSUD.

“Posisi kapal menunggu antrean mengisi batubara. Jadi si korban ini duduk santai karena tidak dalam posisi jaga. Saat asik menelpon, ia jatuh dan langsung tak sadarkan diri,” bebernya.

Hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait kasus-kasus ini dan mengumpulkan keterangan dari beberapa saksi-saksi.(Dedy Warseto)